Jalan Rusak

Warga Desa Aek Nauli Lintasi Jalan Berlumpur Sejauh 3 Km Setiap Hari, Minta Bantuan Presiden Jokowi

Rekaman beredar di media sosial memperlihatkan beberapa orang siswa melintasi jalan berlumpur unruk pergi ke sekolah.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/HO
Tangkapan layar video pelajar melintasi jalan rusak dan berlumpur di Desa Aek Nauli, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara. 

TRIBUN-MEDAN.com, LIMAPULUH - Rekaman beredar di media sosial memperlihatkan beberapa orang siswa melintasi jalan berlumpur unruk pergi ke sekolah. Jalan tersebut diketahui berada di Desa Nauli, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara.

Dalam sebuah video, memperlihatkan seorang wanita meminta kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo untuk memperbaiki jalan yang sudah bertahun-tahun tidak diperbaiki.

"Assalamualaikum bapak Presiden Jokowi, bapak Gubernur Sumatera Utara, bapak Camat, bapak Kades, bapak Kadus. Tolong pak, perhatikan kami orang dalam. Jalan kami seperti itu pak(memperliihatkan jalan rusak dan berlumpur). Setiap hari kami lewati, pergi pulang sekolah, tapi tidak ada yang memperhatikan. Setiap tahun dan musim hujan, kami mengalami hari-hari seperti ini," kata wanita yang diketahui bernama Aryati.

Diketahui, video tersebut diunggah Aryati pada akhir tahun 2022 lalu, dan belum mendapatkan respon dari pemerintah Kabupaten Batubara.

Saat dikonfirmasi Tribun-Medan.com, Aryati mengaku jalan yang diuploadnya saat ini, masih sama seperti yang ada di video beberapa bulan lalu.

"Belum ada perbaikan. Kami masih melintasi jalan yang sama dengan yang ada di video tersebut," ungkapnya melalui pesan singkat WhatsApp kepada tribun-medan.com, Rabu(10/5/2023).

Ia mengaku tidak banyak menuntut pemerintah untuk berbuat kepada warga Desa Aek Nauli. Ia hanya, menginginkan jalan yang bagus menuju desa tempat mereka tinggal.

"Kami warga desa tidak menuntut banyak. Kami ,warga desa hanya meminta jalan untuk bisa dilewati kereta (Sepeda motor) sajapun sudah cukup agar kami tidak terjatuh," katanya.

Ia mengaku, Desa Aek Nauli merupakan salah satu lumbung padi yang ada di Kabupaten Batubara. Namun, petani mengalami kesulitan saat musim panen tiba. Pasalnya, tak jarang kendaraan yang mereka tumpangi terperosok terjebak oleh lumpur.

"Dan satu lagi pak didesa kami merupakan lumbung padi dan sawit," ungkapnya.

Katanya, ada tiga kilometer jalan rusak namun, satu kilometer sulit untuk dilalui karena mengalami rusak parah.

"Yang rusak tiga kilometer. Akan tetapi yang rusak parah satu kilometer. Yang satu kilometer itu mirip seperti sawah," ungkapnya.

Ia berharap, jalan tersebut dapat diperbaiki agar anak-anak sekolah yang biasa berjalan kaki ahar nyaman melintas tanpa khawatir untuk terjatuh maupun terlambat ke sekolah.

(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved