Viral Medsos

Ketiban Sial, Bukannya Dapat Meteran Air, Maling Ini Malah Dapat Pukulan Tabung Gas dari Warga

Pemilik rumah yang melihat pelaku beraksi langsung mendatanginya sambil membawa tabung gas dan memukulkannya ke arah pelaku hingga mengenai kepala

Penulis: Istiqomah Kaloko |

Ketiban Sial, Bukannya Dapat Meteran Air, Maling Ini Malah Dapat Pukulan Tabung Gas dari Warga

TRIBUN-MEDAN.COM - Beredar sebuah video di media sosial seorang pria yang merupakan maling meteran air babak belur dihajar warga dengan menggunakan tabung gas hingga pingsan.

Nasib sial yang dialami oleh pria bernama Ade Ipan tersebut terjadi ketika ia melancarkan aksinya maling meteran air di rumah salah satu warga di Jalan Melanthon Siregar, kecamatan Siantar Selatan, Pematangsiantar.

Pemilik rumah yang melihat pelaku beraksi langsung mendatanginya sambil membawa tabung gas dan memukulkannya ke arah pelaku hingga mengenai kepala maling tersebut.

Baca juga: Viral Adu Jotos Manusia Silver dan Pemotor, Bermula dari Senggol Spion Hingga Berujung Pengeroyokan

Dalam video singkat yang diunggah oleh akun Instagram @tkpmedan, tampak jok motor jenis Vario 125 itu penuh dengan meteran air hasil curian.

Sementara maling tersebut sudah tergeletak di atas lantai setelah mendapat pukulan tabung gas dari warga.

Diketahui perumda Tirta Uli Kota Pematangsiantar memang dihadapkan dengan berbagai keluhan pelanggan terkait hilangnya meteran air.

Meteran air itu menjadi target incaran maling untuk dijual sebagai barang bekas logam yang bernilai secara kiloan.

Terakhir maling tersebut berhasil diamankan oleh pihak kepolisian setelah sebelumnya diamankan oleh warga.

Kasi Humas Polres Pematangsiantar, AKP Rusdi Ahya menyampaikan, Ade Ipan diamankan dari warga yang lebih dahulu menangkapnya setelah kedapatan mencuri meteran air di rumah warga.

Ia diamankan setelah diamuk warga.

Dijelaskan Rusdi kembali, saat melakukan pencurian, Ade Ipan tidak seorang diri, melainkan bersama temannya bernama Jimmi Pandapotan Saragih yang berhasil kabur.

Dalam menjalankan aksi pencurian itu, Ade Ipan berperan sebagai pengendara sepeda motor.

Kemudian Jimmi berperan sebagai pencongkel meteran air dari rumah korban menggunakan kunci inggris. Mereka beraksi mengelilingi kota.

Keduanya nyaris berhasil membawa meteran sejumlah 12 buah dari beberapa tempat di Kota Pematangsiantar. Namun aksi tersebut dihentikan oleh warga setempat.

(cr31/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved