Karyawati Laundry Dilecehkan Owner di Medan, Kini Sudah Melapor ke Polrestabes Medan

Karyawati laundry di Medan yang mengalami pelecehan seksual oleh owner telah membuat laporan ke Polrestabes Medan. Karyawati berinisial BSP ini mengal

|
KOLASE/TRIBUN MEDAN
Potongan video karyawati laundry di Medan yang mengalami pelecehan 

TRIBUN-MEDAN.COM - Karyawati laundry di Medan beinisial BSP yang mengalami pelecehan seksual oleh owner telah membuat laporan ke Polrestabes Medan.

Karyawati laundry yang berinisial BSP telah melaporkan owner Hasian Laundry bernama Prancis Panjaitan ke Polrestabes Medan.

Diketahui sebelumnya, karyawati laundry berinisial BSP mengalami insiden pelecehan seksual saat bekerja di Hasian Laundry yang berada di Jalan Berdikari No 63 Padang Bulan, Kota Medan.

Adapun hal itu diketahui melalui unggahan video yang tengah viral di media sosial.

Dalam unggahan video tersebut seorang karyawati laundry di Medan merekam dirinya saat menangis setelah dilecehkan oleh sang owner, Prancis Panjaitan.

Dalam video tersebut juga menunjukkan, Prancis Panjaitan datang menghampiri korban berinisial BSP dan meminta maaf.

Diketahui, insiden itu di alami karyawati laundry berinisial BSP saat bekerja di Hasian Laundry, Jalan Berdikari No 63 Padang Bulan, Kota Medan.

Pasalnya baru saja dua minggu bekerja di Hasian Laundry, karyawati laundry berinisial BSP diduga dilecehkan secara seksual oleh pemilik Hadian Laundry, Prancis Panjaitan.

Melalui unggahan video yang tersebar di media sosial, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (3/5/2023), sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca juga: Karyawati Laundy di Medan Dilecehkan Pemilik, Padahal Baru Kerja 2 Minggu

Karyawati yang diketahui boru Purba mengaku ia datang pada hari itu untuk bekerja seperti biasanya.

Setelah selesai bekerja wanita tersebut duduk di dekat kamar mandi.

Lalu si terduga pelaku atau si Pemilik Laundry bernama Prancis Panjaitan datang menghampiri karyawati tersebut.

Pelaku yang merupakan pemilik laundry pun bertanya terkait adanya merah di lehernya kepada karyawati berinisal BSP.

Potongan video karyawati laundry di Medan yang mengalami pelecehan
Potongan video karyawati laundry di Medan yang mengalami pelecehan (KOLASE/TRIBUN MEDAN)

"Dia datang, terus dia bertanya kepada saya, modus bilang leher saya merah, padahal gak ada,” ujarnya.

“Itu leher mu kenapa dek, kok merah-merah, di cium cowokmu yah," lanjutnya.

Mendapat pernyataan seperti itu, lalu korban menjawab si pelaku.

"Mana ada bang, kalau pun ada mungkin gatal gatal ajanya itu," katanya.

Namun, yang membuat pelaku shock dan meronta, tiba-tiba pemilik Laundry tersebut mendekap korban dan menciumi lehernya.

"Saya pun langsung melawan si pelaku,” ucap karyawati berinisial BSP.

“Lalu si pelaku mendorong saya ke arah kamar mandi dan di dekat kamar mandi ada meja dan saya mengalami memar di bagian tangan,” ujarnya

“Lalu si pelaku meremas payudara saya. Saya teriak dan lari ke depan, saya nangis, dia juga ikut ke depan,” katanya.

Kemudian dikatakannya, pelaku pun datang menjumpai korban.

Pelaku meminta maaf kepada korban dan mengatakan agar pelaku jangan memberitahukan kepada sang kakak korban.

“Jangan kasih tau sama kakakmu yah katanya, dengan menggunakan bahasa Batak dan saya pun memvidio kan si pelaku tersebut pada saat si pelaku meminta maaf kepada saya," kata Korban.

Mendapatkan hal yang tak mengenakkan tersebut, selanjutnya korban pun membuat laporan ke Polrestabes Medan

(cr9/Tribun-Medan.com)

Baca juga: Kepergok Ngamar Bareng Atasannya, Karyawati Ini Sebut Sebagai Rasa Terima Kasih, Sang Suami Syok

Baca juga: Cerita AD Karyawati Cikarang, Bos Minta Berhubungan Ketika Perpanjang Kontrak: Saya Tolak Dia Marah

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved