KRONOLOGI Tahanan Diborgol Lepas dari Kawalan Polisi, Kabur Tendang Pintu Mobil, Akhirnya Tewas
Inilah kronologi seorang tahanan Polres Pelabuhan Belawan tewas saat berupaya melarikan diri.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Inilah kronologi seorang tahanan Polres Pelabuhan Belawan tewas saat berupaya melarikan diri.
Adi Putra Nduru, tahanan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) lepas dari kawalan polisi, dalam perjalanan saat hendak diserahkan ke jaksa.
Menurut keterangan Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon berkas tahanan tersebut sudah lengkap.
Sebagai syarat untuk menyerahkan tahanan ke Jaksa, Polres Pelabuhan Belawan melakukan cek kesehatan terhadap almarhum.
Sesuai protap, tangan Adi Putra Nduru diborgol.
Dia dibawa menggunakan mobil dengan pengawalan petugas.
Namun saat di perjalanan, mobil yang dikendarai petugas bersama almarhum terjebak kemacetan.
Melihat kesempatan, itu Adi Putra Nduru menendang pintu mobil hingga terbuka dan melarikan diri dengan kondisi tangan masih diborgol.
"Kita mau serahkan dia ke Jaksa, namun karena ada syarat penyerahan tahanan itu harus cek kesehatan. Maka kita lakukan cek kesehatan ke puskesmas, namun tepat di depan Kantor Pelindo, mobil kita terjebak macet. Melihat kesempatan itu, almarhum menendang pintu mobil hingga terbuka, dan langsung melarikan diri dengan tangan diborgol,"kata Josua Tampubolon.
Petugas pun berupaya mengejar tersangka yang melarikan diri ke arah Jalan Pelabuhan Raya, tepatnya ke arah rumah orang tuanya.
Polisi sempat kehilangan jejak almarhum, maka dilakukan pengepungan di lokasi kejadian tersebut.
Saat itu petugas mencurigai kondisi rumah tersebut, terdengar suara riak air di dalamnya.
Saat petugas memasuki rumah tersebut , Adi Putra Nduru langsung naik ke atap rumah dan melompat.
"Kita kerahkan personel dari Polres untuk mengepung lokasi pelariannya. Saat itu petugas kita curiga dengan salah satu rumah kosong, yang dimana terdengar suara riak air didalamnya. Maka personil mencoba masuk kedalam, Tiba-tiba tahanan langsung naik ke atap dan melompat,"ucapnya.
Dijelaskan Josua, saat berupaya melompat dari atas rumah warga, tahanan tersebut terjatuh tepat di jendela kaca salah satu rumah yang ada di lokasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kapolres-Pelabuhan-Belawan-AKBP-Josua-Tampubolon-melayat-ke-rumah-duka-Adi-Putra-Nduru.jpg)