Berita Kesehatan
Seksolog Zoya Amirin Beberkan Cara Mengatasi Ejakulasi Dini, Dijamin Akan Tahan Lama
Jadi penetrasi nih, masuk penis ke dalam vagina, hubungan, trus 3 menit ejakulasi, itu termasuk ejakulasi prematur.
Penulis: Istiqomah Kaloko | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.COM - Ejakulasi dini merupakan salah satu masalah disfungsi seksual yang sering dikeluhkan pria saat berhubungan seksual.
Ejakulasi dini adalah kondisi dimana sperma keluar dalam waktu kurang dari 1 menit saat melakukan hubungan intim. Ejakulasi dini ini seringkali menyebabkan pria menolak berhubungan seks karena merasa malu dengan kondisi yang dialaminya.
Belum jelas apa faktor utama penyebab ejakulasi dini, namun beberapa data menyebutkan bahwa ejakulasi dini biasanya disebabkan oleh faktor biologis atau psikologis.
Baca juga: Viral Wanita ODGJ Dibakar Hidup-hidup Gegara Dituduh Culik Anak
Melalui kanal YouTube GThings, pakar seksologi Zoya Amirin mengatakan bahwa pria yang mengalami ejakulasi dini biasanya lantaran mereka memikirkan hal-hal diluar hubungan intim sehingga menyebabkan alat vital mereka menurun.
Namun tak perlu khawatir, ejakulasi dini tersebut bisa diatasi dengan beberapa cara agar durasi hubungan intim lebih tahan lama.
"Kamu bisa menarik penis keluar kemudian memberikan oral dan klitorisorgasm," kata Zoya Amirin dikutip Tribun Medan dari kanal YouTube GThings, Selasa (24/1/2023).
Baca juga: Dokter Tak Masuk, Pasien Terlantar di RSUD Abdul Manan, Ini Kata Kadis Kesehatan Asahan Fitrah Aulia
Kata Zoya Amirin, hal ini bertujuan untuk memberikan sensasi pada alat vital pria.
Tak hanya itu, cara tersebut juga dapat mempertahankan kondisi steady terhadap orgasme dari wanita.
Kondisi tersebut dapat membuat seorang wanita berada dalam kondisi platau (puncak) dan membiarkannya merasakan orgasme terlebih dahulu sehingga wanita juga dapat bertahan lebih lama.
Selain cara tersebut, Zoya Amirin juga menyebutkan ada cara lain untuk memperpanjang durasi berhubungan intim.
Dalam kanal Youtubenya, Zoya mengatakan bahwa hubungan intim bisa lebih lama jika pria menjepit ujung organ vitalnya dengan menggunakan tangan. Cara ini disebut juga dengan squezz techniques.
Cara ini dikatakan dapat membuat seorang pria mendapatkan kepuasan tanpa mengeluarkan sperma.
Menurut Zoya, squezz techniques merupakan cara yang tergolong efektif untuk menghindari terjadinya ejakulasi dini.
"Teknik itu bisa membuat durasi jadi tahan lama," ucap Zoya.
Berapa Lama Sih Idealnya Durasi Berhubungan Intim?
Pakar seksologi Zoya Amirin membeberkan durasi yang ideal melakukan hubungan intim.
Hubungan intim merupakan sebuah cara untuk membangun hubungan emosional antara pasangan suami dan istri dalam sebuah ikatan pernikahan.
Banyak pasangan yang salah persepsi mengenai durasi berghubungan intim. Beberapa pasangan menganggap bercinta dengan durasi yang lama merupakan sesuatu yang sempurna.
Oleh sebab itu, tak jarang beberapa pasangan melakukan berbagai cara agar durasi bercintanya berjalan lebih panjang. Bahkan tak jarang beberapa pasangan mencoba untuk mengonsumsi obat kuat.
Lantas berapa lama kah idealnya pasangan melakukan hubungan intim? Pakar seksologi Zoya Amirin menjelaskan durasi yang pas berhubungan intim di ranjang.
Menurut seksolog tersebut, durasi normal berhubungan intim adalah 15 menit. Dengan durasi tersebut, hubungan intim sudah dapat dikatakan sebagai hubungan yang berkualitas.
"Jadi sebenarnya durasi yang normal itu, lamanya hubugan seks yang normal itu adalah 15 menit. Jadi sebenarnya durasi 15 menit itu sudah bisa banget berkualitas," kata Zoya Amirin.
Setiap pasangan tentu menginginkan durasi yang ideal saat berhubungan intim. Namun sayangnya tak semua pasangan bisa mencapai durasi ideal tersebut.
Beberapa pasangan justru jauh dari durasi itu, bahkan sebagian besar ada yang mengalami ejakulasi dini.
Ejakulasi dini merupakan orgasme dan keluarnya mani yang terjadi sebelum atau tidak lama setelah memulai hubungan seksual. Menurut seksolog Zoya Amirin, pasangan yang mengalami ejakulasi dibawah 3 menit disebut dengan ejakulasi dini.
"Bisa termasuk foreplay bisa nggak. Jadi sebenarnya nggak apa-apa 15 menit. Yang termasuk ke dalam ejakulasi prematur itu adalah yang dibawah 3 menit," ucap Zoya.
"Jadi penetrasi nih, masuk penis ke dalam vagina, hubungan, trus 3 menit ejakulasi, itu termasuk ejakulasi prematur," lanjutnya.
Tak hanya ejakulasi dini atau ejakulasi prematur, beberapa pasangan khususnya pria juga kerap kali mengalami delay ejaculation.
Delay ejaculation atau ejakulasi tertunda ini merupakan gangguan ejakulasi di mana seorang pria membutuhkan rangsangan seksual yang lebih lama untuk mencapai klimaks seksual dan mengeluarkan air mani dari penis (ejakulasi).
"Pria kan begitu, ada yang kecepatan ada yang kelamaan. Kelamaan disebut delay ejaculation atau ejakulasi tertunda. Jadi pada saat melakukan hubungan seks udah lama mainnya begini begitu trus ujung-ujungnya nggak ejakulasi," kata Zoya
Lebih lanjut Zoya Amirin mengatakan bahwa tak semua orgasme pada pria ditandai dengan ejakulasi.
"Tidak semua orgasme pada pria itu ditandai dengan ejakulasi. Ada yang nggak pake ejakulasi, kadang-kadang enggak keluar tapi bukan berarti nggak ejakulasi" ujar Zoya.
(cr31/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/seksolog-Zoya-Amirin-soal-hubungan-intim.jpg)