Berita Kesehatan
Jangan Pakai Ludah saat Berhubungan Intim, Pelicin lebih Asyik, Ini Kata Seksolog Zoya Amirin
Please jangan pakai ludah. Meskipun Anda sudah sering berhubungan seks tidak ada salahnya untuk menyiapkan gel,"
Penulis: Istiqomah Kaloko | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.COM - Setiap pasangan tentu menginginkan hubungan intim yang lancar. Namun beberapa kondisi terkadang membuat hubungan intim menjadi terhambat, salah satunya miss V yang kering karena tidak mengeluarkan cairan lubrikan.
Cairan lubrikan merupakan cairan gel yang berfungsi untuk mempermudah penetrasi, yang berperan sebagai pelicin.
oleh sebab itu, tak jarang beberapa pasangan suami istri menggunakan air ludah sebagai pelumas saat berhubungan intim.
Baca juga: Risma Syok dan Gemetar Tahu Suami dan Ibunya Berzina, 2 Pelaku Bejat Diarak Warga
Namun ternyata Seksolog Zoya Amirin tidak sepakat dengan cara tersebut. Beliau mengatakan bahwa tak ada salahnya pria menyiapkan gel untuk pelumas seks.
"Please jangan pakai ludah. Meskipun Anda sudah sering berhubungan seks tidak ada salahnya untuk menyiapkan gel," ucap Seksolog Zoya Amirin dikutip Tribun Medan dari kanal YouTube Zoya Amirin, Rabu (28/12/2022).
Tak hanya saat malam pertama saja, Zoya Amirin mengatakan bahwa gel pelicin bisa digunakan saat kondisi tertentu, seperti pada saat premenopause, menopause dan pasca melahirkan.
Baca juga: Maling 6 Sepeda Motor Sekaligus di Kos-kosan Ternyata Remaja Bawah Umur, Satu Orang Perempuan
"Beberapa kondisi yang bisa membuat kita membutuhkan gel bisa jadi premenopause, atau bahkan saat akan menopause, pasca melahirkan setelah masa nifas anda akan sangat-sangat membutuhkan gel," kata Zoya Amirin.
Tidak keluarnya cairan pada vagina bisa disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya adalah vaginismus.
Vaginismus merupakan kondisi medis yang ditandai dengan pengencangan otot-otot di sekitar vagina secara tidak sadar.
Durasi Berhubungan Intim yang Pas Menurut Seksolog Zoya Amirin
Seksolog Zoya Amirin menjelaskan berapa lama durasi berhubungan intim yang baik untuk pasangan suami istri.
Zoya mengatakan waktu hubungan normal tidak terlalu cepat atau terlalu lama, sehingga pasangan akan tetap bisa sama-sama merasa puas.
Dibutuhkan waktu sekitar 15-20 menit waktu yang baik untuk berhubungan seks.
Dengan durasi tersebut, Zoya Amirin mengatakan ini adalah durasi yang tepat.
Dan pasangan mampu membangun hubungan suami-istri yang berkualitas.
Tak hanya itu, Zoya Amirin juga menjelaskan mengapa pria begitu cepat ejakulasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Seksolog-Zoya-Amirin-aaa.jpg)