Piala Dunia 2022

STADION di Qatar Tak Perlu Khawatir Kepanasan, Wajib Didinginkan 2 Jam Sebelum Pertandingan

AC raksasa disiapkan di semua stadion guna mengatasi kekhawatiran kenaikan suhu di lingkungan sekitar.

Giuseppe Cacace/AFP
Lubang saluran pendingin udara yang terletak di bawah kursi penonton di stadion Piala Dunia 2022, Al-Janoub Stadium, Al Wakrah. 

TRIBUN-MEDAN.com - Stadion Piala Dunia 2022 di Qatar tak perlu khawatir akan kepanasan, lantaran sudah mengaplikasikan sistem pendingin udara dengan tujuan menurunkan suhu di dalam arena agar nyaman bagi semua orang.

Piala Dunia 2022 di Qatar akan memecahkan rekor sebagai turnamen edisi termahal sepanjang sejarah penyelenggaraannya.

Qatar diprediksi menghabiskan bujet 220 miliar dolar AS untuk membiayai semua infrastruktur yang berkaitan dengan Piala Dunia 2022.

Sebanyak 6,5 miliar dolar (Rp101 triliun) di antaranya, hingga estimasi 10 miliar dolar, dialokasikan buat konstruksi ataupun revitalisasi stadion Piala Dunia.

Bujet tersebut terbagi lagi menjadi anggaran untuk menyediakan sistem pendingin udara yang spesial didesain buat Piala Dunia 2022.

Baca juga: Piala Dunia 2022 - Jika Spanyol Juara Dunia, Pedri Nazar Bakal Buat Rambutnya Unik

Stadion al Janoub Qatar ada AC nya
Penampakan tribune dan lubang saluran pendingin suhu di Stadion Piala Dunia 2022, Al-Janoub Stadium, Al Wakrah (25/9/2019).

AC raksasa disiapkan di semua stadion guna mengatasi kekhawatiran kenaikan suhu di lingkungan sekitar.

Dikutip dari Sportingnews, temperatur rata-rata di Qatar saat musim dingin mencapai 24 derajat celcius.

Namun, suhu berpotensi lebih tinggi mengingat lingkungan sekitar yang berada di sekitar padang pasir dan efek kerumunan orang di dalam maupun luar stadion.

Sistem pendingin udara diestimasi dapat menyesuaikan suhu hingga mencapai 18-24 derajat celcius, angka yang ramah bagi masyarakat Eropa.

Baca juga: STADION Piala Dunia Qatar - Profil Al Janoub Stadium, Inspirasi Kapal Tradisional Qatar

Teknologi ini diterapkan di delapan stadion Piala Dunia 2022 dan diklaim menggunakan energi surya sebagai sumber daya terbarukan serta ramah lingkungan.

Stadion hanya perlu didinginkan dua jam sebelum digunakan menggelar pertandingan untuk menyesuaikan suhu sekitarnya.

Sistem pendingin udara akan disalurkan melalui ventilasi raksasa di tepi lapangan hingga rongga kecil di bawah kursi penonton di tribune.

"Hal terpenting untuk mendinginkan secara efektif adalah Anda tak mau angin dari luar masuk ke stadion," kata Dr. Saud Abdulaziz Abdul Ghani, perancang di balik teknologi terpadu untuk stadion Piala Dunia 2022.

"Itulah sebabnya ukuran dan desain stadion harus dipelajari dan disesuaikan sehingga mereka bisa menahan udara hangat agar tidak masuk."

"Kami tidak hanya mendinginkan udara, tetapi juga membersihkannya."

Baca juga: Bruno Fernandes Keluhkan Jadwal Piala Dunia 2022 di Qatar Tidak Tepat, Anak-anak Banyak Sekolah

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved