News Video
Forum Kesenian Medan Gelar Pameran Seni Rupa Perkenalkan Heritage Baru Kota Medan
Forum Kesenian Medan (FKM) menggelar pameran seni rupa bertajuk "Heritage Kota Medan" di aula Museum Negeri Sumatera Utara.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Fariz
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Forum Kesenian Medan (FKM) menggelar pameran seni rupa bertajuk "Heritage Kota Medan" di aula Museum Negeri Sumatera Utara.
Pameran yang menampilkan karya para pelukis Medan-Sumatera Utara tersebut bercerita tentang bangunan bersejarah di Medan dengan gaya berbeda-beda.
Tak hanya menampilkan heritage yang sudah dikenal masyarakat, tak sedikit para seniman juga menggali heritage yang sudah mulai dilupakan.
Seperti bangunan tua yang berdiri sejak tahun 1919, serta bangunan yang sudah tak terlihat lagi keasliannya, dilukis dengan menunjukkan keindahan asli bangunan tersebut.
Salah satu pelukis Jonson Pasaribu, ia berpendapat peran Seniman disini adalah memperkenalkan yang belum ada sebelumnya, agar menjadi peluang kawasan wisata baru di kota Medan.
"Secara pribadi berfikir bahwa heritage itu adalah sesuatu yang punya nilai, sebagai seorang pelukis jangan memperkenalkan yang sudah ada, tapi mencari yang belum ada sebelumnya dan punya nilai tentunya. Itulah peran pelukis, sebagai sebuah riset, mencari sesuatu yang tidak dipublikasikan sebelumnya," ujar Jonson kepada Tribun, Senin (14/11/2022).
Jonson dan teman-teman senimannya menemukan bangunan tua di Jalan Talaud, setelah ditelusuri bangunan tersebut memiliki kisah yang cukup panjang, yang mana sudah berdiri sejak tahun 1919.
"Salah satunya kami menemukan bangunan ini di jalan Talaud, yang berdiri sejak tahun 1919, di jalan tersebut juga ada yang dari tahun 1928. Itulah peran pelukis memperkenalkan apa yang sebelumnya tidak diketahui masyarakat, melalui prespektif seniman. Hal tersebut menjadi peluang untuk parawisata baru, sebagai bangunan bersejarah dia terangkat, pelukis sebagai seniman dia bisa berkarya, dan parawisata ikut berjalan," pungkasnya.
Seniman tersebut berharap, karyanya bisa menjadi peluang wisata baru, dan pameran seni ini, menjadi peluang dalam mengajak generasi muda untuk ikut serta dalam melestarikan warisan yang ada.
"Rumah tersebut juga jika pemerintah memperhatikan dapat bantuan untuk tetap merawatnya. Anak muda harus tetap terlibat, agar kita bisa memberi pesan kepada para pelajar, untuk bisa menjaga warisan yang ada," tuturnya.
Ketua FKM Porman Wilson Manalu mengatakan pameran ini merupakan wujud kepedulian seniman terhadap pusaka, peninggalan, dan warisan kebudayaan kota. Karena itu, lanjutnya, karya-karya yang dipamerkan merupakan respon kreatif pelukis Medan-Sumatera Utara pada ide yang ditawarkan Heritage Kota Medan.
"Terdapat 30 karya para pelukis, yang dipamerkan dalam pameran seni rupa kali ini. Pencapaian dan gagasan lain yang muncul dari para pelukis ini, kita berharap bisa menjadi penyegaran atau memperkaya ekspresi seni rupa di Medan," ungkapnya.
(cr26/www.tribun-medan.com).