Gempa Bumi di Taput

Gempa Bumi di Taput, BMKG Catat Ada 175 Kali Guncangan, Hari Ini 5,8 Skala Richter

BMKG mencatat ada 175 kali gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara hingga hari ini

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Array A Argus
Tribun Medan/Maurits Pardosi
Rumah ambruk di Desa Hutauruk Parjulu, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, akibat gempa bumi 6,0 SR, Sabtu (1/10/2022) dini hari.  

TRIBUN-MEDAN.COM,TAPANULI UTARA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan bersama Pusat Gempa Regional I mencatat ada 175 kali gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara.

Hingga Kamis (3/1/2022) ini, tercatat gempa bumi kembali terjadi sekira pukul 15.00 WIB.

Kekuatan gempa bumi di Kabupaten Tapanuli Utara ini mencapai 5,8 skala richter. 

Baca juga: PAGI INI TAPSEL Diguncang Gempa Bumi Berkekuatan 5,3 Skala Richter

"Jumlah gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara sebanyak 175 kejadian," kata petugas PGR I Medan, Chici Nurhafizah, Kamis sore.

Ia mengatakan, gempa bumi yang pertama kali terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara beberapa waktu lalu, lokasinya ada di kawasan Parmonangan.

Sementara itu, Kepala BMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho mengatakan, pada Selasa (25/10/2022) lalu sekira pukul 19.12 WIB juga sempat terjadi gempa bumi. 

Baca juga: Retak Akibat Gempa Bumi, Kakanwil Kemenkumham Sumut Imam Suyudi Tinjau Langsung Lapas Siborongborong

"Hasil analisa BMKG menujukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan M=3,9. Episenter terletak pada koordinat 2.01 LU dan 98.96 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 0 km Barat Daya Tapanuli Utara pada kedalaman 4 kilometer," ujar Hendro Nugroho.

Ia menjelaskan, gempa bumi yang terjadi akibat aktivitas Sesar Sumatera pada Segmen Renun.

Berdasarkan laporan masyarakat, dampak gempa bumi yang dirasakan berupa guncangan.

Guncangan itu terasa di Tarutung, Sipoholon dan Silangit III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Baca juga: Gempa Bumi Kembali Guncang Taput, BMKG: Berkekuatan 3,4 SR, Kedalaman 1 Kilometer

"Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Di Sipahutar dan Hutaraja II-III MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang," tuturnya.

Ia menyampaikan, gempa bumi tersebut masih termasuk dalam rangkaian gempa susulan dari gempa utama Tapanuli Utara M 5,8 tanggal 1 Oktober 2022 pukul 02.28 WIB.

"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ungkapnya.(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved