Berita Artis
Tak Cuma Tuduhan Wanita Simpanan, Kini Bisnis Kosmetik Clara Shinta Disoroti dr Richard Lee
Ternyata isu miring yang menimpa selebgram sekaligus TikTokers asal Medan itu mendapat perhatian dari Dokter Richard Lee.
Penulis: Rena Elviana Purba | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com - Selebgram sekaligus TikTokers Clara Shinta saat ini tengah menjadi sorotan publik di media sosial.
Hal ini lantaran beredar kabar bahwa Clara Shinta merupakan perempuan simpanan dari salah satu pemegang jabatan penting di Indonesia yang berinisial DA.
Kabar ini awalnya beredar di Twitter @ @Askrlfess, Senin (24/10/2022).
Dalam cuitan Twitter tersebut, ada sosok yang tak mau memberitahu identitasnya.
Baca juga: Baru Saja, Gempa Susulan Guncang Tapanuli Utara, Kekuatan 3,9 pada SR dan Kedalaman 4 Kilometer
Tetapi ia mengaku bahwa dirinya sebagai salah satu karyawan DA, sehingga ia mengetahui kisah percintaan Clara Shinta dengan DA.
Dalam cuitan tersebut, ia menyebut Clara Shinta telah tega pacaran dengan DA padahal atasannya tersebut sudah memiliki istri.
Hubungan Clara Shinta dan pejabat tersebut dikabarkan sudah terjalin cukup lama.
Bahkan untuk menjaga hubungan mereka agar tetap terjalin dengan baik, DA sampai rela memiliki ponsel khusus demi berkomunikasi dengan Clara Shinta.
Lebih lanjut, ia pun menyebut Clara Shinta menyandang status sebagai janda satu anak.
Ia pun menduga Clara rela menjadi selingkuhan DA, lantaran DA memiliki posisi yang lumayan penting di Indonesia, sehingga ia bisa menggunakan kesempatan itu untuk memperluas koneksi usahanya.
Seperti diketahui, Clara Shinta juga dikenal sebagai salah satu wanita muda yang sukses karena telah berhasil menjadi CEO untuk beberapa perusahaan.
Baca juga: Viral Seorang Pria Mengamuk di SPBU lantaran Tak Diizinkan Beli Minyak dengan Jerigen
Diantaranya seperti PT. Generasi Biru Nusantara dan PT. Askara Syandana Mulia.
Banyak netizen yang kagum dengan keberhasilan selebgram dengan nama asli Elizabeth Clara Shinta Aritonang tersebut.
Hal ini lantaran di usianya yang masih 26 tahun, Clara Shinta berhasil menjadi wanita sukses.
Bahkan perempuan kelahiran Medan, Sumatera Utara itu kerap kali mengajak penggemarnya untuk menjadi wanita mandiri yang tak mengharapkan uang dari para pria.
Karena itu banyak yang kagum dengan pemikiran Clara Shinta dan menjadikannya role model.
Tetapi sosok yang mengaku sebagai karyawan DA itu justru menyebut Clara Shinta selama ini hanya melakukan kebohongan publik.
Bahkan setelah ia telusuri, produk-produk yang dijual Clara Shinta tak terdafar di BPOM dan perempuan tersebut melakukan berbagai cara agar produknya dapat dipasarkan ke masyarakat.
“Agak sedikit out of topic, karena gue usut CS lebih dalam, ternyata ada beberapa fakta lain: CS juga belum membayar pajak semua aset yang dia punya."
"Produk yang dia jual, ternyata belum BPOM jika di check secara ingredients. dia sogok orang buat ngelolosin itu semua,” lanjut tulisan di Twitter tersebut.
“Buat mba CS, tolong stop cari validasi kekayaan. Semua itu bukan punya anda. Sakit juga."
Ternyata isu miring yang menimpa selebgram sekaligus TikTokers asal Medan itu mendapat perhatian dari Dokter Richard Lee.
Karena mendengar kabar bahwa Clara Shinta sengaja melakukan suap demi meloloskan produknya dari BPOM, dokter Richard Lee pun penasaran.
"Ini ada TikTokers terkenal banget, tiga koma delapan juta followers," ujar dokter Richard Lee dikutip dari Instagram pribadinya @dr.richardlee_official, Selasa (25/10/2022).
"Saya pengen tanya nih, dia jualan produk Beauslim namanya, BPOM belum ya?" lanjutnya lagi.
Dokter Richard Lee pun merasa heran pasalnya saat ia memeriksa langsung ke website BPOM, produk milik Clara Shinta tak ditemukan nomor BPOM-nya.
Padahal selama ini Clara Shinta telah menyebut bahwa produknya telah berhasil terjual 1 juta box.
"Soalnya kita kan harus hati-hati pakai obat apalagi ini dipromosikan oleh influencer hebat," terang Dokter Richard Lee.
Dokter yang dikenal karena telah memberikan edukasi mengenai kandungan bahan di produk-produk kecantikan ini pun berharap bahwa dirinya salah karena tak menemukan nomor BPOM produk Clara Shinta.
Pasalnya, ia tak mau Clara Shinta justru merusak kepercayaan pelanggannya dengan menjual produk yang belum dapat dipastikan aman.
Lebih lanjut, Dokter Richard Lee kembali mengingatkan bahaya yang mengintai apabila produk kecantikan mengandung bahan berbahaya.
"Kemarin BPOM baru saja menarik banyak obat tradisional yang tidak BPOM. Isinya sibutramine dan berbahaya."
"Itu bisa menyebabkan stroke, gagal jantung, dan kerusakan otak," tutur Dokter Richard Lee.
Hingga saat ini, Clara Shinta belum memberikan klarifikasi soal produknya yang tidak memiliki nomor BPOM.
(cr19/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sosok-Clara-Shinta-selebgram-berdarah-Batak.jpg)