KISAH TKW Cantik Punya Majikan Miskin, Gajinya Dibayar Cicil tapi Merasa Bahagia

Kisah unik seorang TKW berparas cantik, punya majikan miskin dan digaji kecil tapi malah bahagia karena

Tayang:
Editor: Dedy Kurniawan
Bangkapos.com
Tkw Cantik Rini 

TRIBUN-MEDAN.com - Kisah unik seorang TKW berparas cantik, punya majikan miskin dan digaji kecil tapi merasa hidupnya bahagia. 

TKW itu bernama Rini Khludkova, wanita asal Indonesia yang memutuskan untuk bekerja jadi TKW di negeri.

Sekilas, dalam bayangan kita TKW yang mendapatkan majikan miskin, dan gaji dicicil tentulah tidak menyenangkan.

Namun berbeda dengan hal ini, Rini Khludkova justru merasa bahagia dengan kondisi tersebut.

Baca juga: Sudah Bisa Berdiri Tegak Qian, Gadis Cilik Dulu Viral Berkaki Bola Basket, Kini Jadi Atlet Terkenal

Baca juga: 2 Sosok Ini Bongkar Rizky Billar Masih Simpan Dendam Pada Lesti Kejora: Nyalahin Lesti Selamanya


 
Wanita berambut panjang itu mengatakan dia ditugaskan majikannya untuk mengasuh kedua anak majikannya.

"Saat itu aku dapat job menjaga dua anak, usia setahun dan new baby born," ujar Rini Khludkova melalui YouTubenya.

Menariknya, Rini menyebut majikannya ternyata adalah orang yang tak berpunya alias saat itu sedang terbatas keuangannya.

"Lucunya majikanku ini termasuk orang yang nggak punya saat itu," kata RIni.

Rini Khludkova Kolase
Rini Khludkova Kolase

Rini menyebut majikan laki-lakinya bekerja sebagai tukang bangunan, sementara majikan wanitanya hanya di rumah saja lantaran baru melahirkan.

Baca juga: Viral Nur Sajat, Transgender Malaysia Lupa Matikan Live, Suara Aslinya saat Ngorok Bikin Syok

Baca juga: Denise Chariesta Akui Was-was Video Aneh-anehnya dengan RD Bocor: Kalo Kesebar Berarti Dia


Punya majikan tak berpunya, otomatis ini berpengaruh terhadap gaji yang diterima Rini.

Rini mengaku dia tak setiap bulan menerima gaji.


"Biasanya kan orang gaji setiap bulan tapi ini enggak," kata dia.

Disebutkannya sistem gaji yang diterima Rini bisa dibilang dicicil.

Terkadang gajinya juga diberikan mendadak ketika Rini sedang ada kebutuhan saja.

"Majikan kalau memberi gaji sesuai keperluan, kalau misalkan lagi nggak punya duit buat beli pulsa atau skincare aku minta baru diakasih," tuturnya.

Baca juga: TERNYATA Gara-gara Video Ini, Ayu Ting Ting dan Boy William Perang Dingin 4 Tahun : Muka Jijik

Ikut prihatin, Rini mengaku sangat memaklumi kondisi keuangan majikannya.

Tak cuma gaji yang dicicil, ternyata Rini dituntut bekerja setiap hari alias tak ada jatah libur.

Gaji dicicil dan tak pernah libur Rini ternyata malah mengaku senang dan terima saja tinggal bersama majikan keduanya itu.

Dia pun mengungkapkan alasannya.

"Aku merasa senang, karena majikanku ini orangnya enak banget, kerjaanku santai karena saat itu juga nggak disuruh masak jadi seirng jagain anak sambil nonton," jelas Rini.

Ternyata Rini tak mendapat banyak tekanan dan begitu menikmati pekerjaannya tersebut.

"Walaupun majikan cewek di rumah nggak ada libur tapi kayak nggak berasa kerja," kata dia.

Baca juga: Hakim Tolak Permohonan JC AKBP Dalizon yang Ngaku Setor Fee Proyek Rp 500 Juta Per Bulan ke Atasan

Rini juga mengungkapkan bahwa ada manfaatnya dia mendapat majikan yang memberikan gaji sistem cicil.

Hal itu membuat dia membangun rumah di kampung halamannya.

"Bersyukurnya lagi karena sistem gaji yang seperti ini. Dua tahun gajiku akhirnya terkumpul, aku bisa kirim ke Indonesia dan bisa buat bangun rumah,"  kata wanita yang kini telah menjadi vlogger itu.

Akhirnya setelah dua tahun Rini terpaksa berhenti bekerja di rumah majikannya itu.

Lantaran sang majikan tak bisa menambah kontrak kerja lagi karena tak punya biaya yang cukup untuk menggaji Rini.

"Dia nggak punya duit untuk menggaji full, karena saat itu aku juga belum full," tandasnya.

(*/Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di Bangkapos.com dengan judul Kisah Unik TKW Punya Majikan Miskin dan Gaji Dicicil Tapi Malah Bahagia Karena Hal Ini
 

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved