Anak Buah Ferdy Sambo Syok, Lihat Rekaman Asli yang Berbeda, Brigadir J Masih Hidup dan Berjalan

Terkuak fakta baru kasus pembunuhan Brigadir J. Anak buah Ferdy Sambo syok yang sempat menonton rekaman CCTV, melihat Brigadir

Tayang:
Editor: Dedy Kurniawan
TRIBUN MEDAN
Tampang Para Perwira dan Seluruh Tersangka Pembunuhan 

TRIBUN-MEDAN.com - Terkuak fakta baru kasus pembunuhan Brigadir J.

Anak buah Ferdy Sambo syok yang sempat menonton rekaman CCTV, melihat Brigadir Yosua masih hidup tak seperti yang disampaikan Sambo kepada mereka.

AKBP Arif Rachman Arifin hanya menunduk dan tak berani menatap mata Ferdy Sambo saat menemuinya pada Rabu, 13 Juli 2022 sekira pukul 20.00 WIB di ruang kerja Sambo di Mabes Polri, Jakarta.

Baca juga: KISAH TKW Cantik Punya Majikan Miskin, Gajinya Dibayar Cicil tapi Merasa Bahagia

Saat itu, Arif menghadap untuk menyampaikan apa yang dia lihat di rekaman CCTV pos satpam di dekat rumah dinas Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Bahwa pada Jumat (8/7/2022) tak ada baku tembak antara Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dengan Richard Eliezer atau Bharada E di rumah dinas Sambo sebagaimana keterangan yang Sambo sampaikan.

Baca juga: Sudah Bisa Berdiri Tegak Qian, Gadis Cilik Dulu Viral Berkaki Bola Basket, Kini Jadi Atlet Terkenal

Baca juga: Viral Nur Sajat, Transgender Malaysia Lupa Matikan Live, Suara Aslinya saat Ngorok Bikin Syok


 
Adapun salinan rekaman CCTV itu ditonton di rumah AKBP Ridwan Rhekynellson Soplanit yang saat itu menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan.

 

Baca juga: TERNYATA Gara-gara Video Ini, Ayu Ting Ting dan Boy William Perang Dingin 4 Tahun : Muka Jijik

Rekaman tersebut disaksikan Arif bersama Ridwan, Kompol Chuck Putranto, dan Kompol Baiquni Wibowo.

Baca juga: Nathalie Holscher Murka, Tetiba Difitnah Mantan ART Sule Selingkuh : Aku Lihat dengan Mata Sendiri


Rekaman itu disalin oleh Chuck Putranto atas perintah Sambo. Selain menyalin, Sambo juga memerintahkan anak buahnya melihat isi rekaman.

Begitu melihat isi rekaman, Arif terkejut lantaran melihat Yosua masih hidup pada pukul 17.07 sampai 17.11 WIB. Dari rekaman tersebut, terlihat Yosua berjalan dari pintu depan menuju pintu samping rumah dinas Sambo.

"Melihat keadaan sebenarnya terkait keberadaan Nofriansyah Yosua Hutabarat masih hidup akhirnya perasaan saksi Arif Rachman Arifin sangat kaget karena tidak menyangka," kata jaksa.


Ini terungkap dalam sidang kasus obstruction of justice atau menghalangi-halangi penyidikan kasus kematian Brigadir J dengan terdakwa Brigjen Hendra Kurniawan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rabu (19/10/2022).

Arif seketika menghubungi Brigjen Hendra Kurniawan yang saat itu masih menjabat sebagai Kepala Biro Pengamanan Internal (Karo Paminal) Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri sekaligus bagian dari tim khusus yang menangani kasus kematian Yosua.

Kepada Hendra, Arif menyampaikan apa yang dia lihat di rekaman CCTV. Mendengar suara Arif bergetar, Hendra menenangkan dan mengajaknya menghadap Sambo.

Baca juga: Hakim Tolak Permohonan JC AKBP Dalizon yang Ngaku Setor Fee Proyek Rp 500 Juta Per Bulan ke Atasan

Bahwa pada Jumat (8/7/2022) tak ada baku tembak antara Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dengan Richard Eliezer atau Bharada E di rumah dinas Sambo sebagaimana keterangan yang Sambo sampaikan.

Brigjen Hendra Kurniawan menjalani sidang obstruction of justice di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2022). Brigjen Hendra sebagai tersangka menghalangi penyelidikan Polisi. 
Brigjen Hendra Kurniawan menjalani sidang obstruction of justice di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2022). Brigjen Hendra sebagai tersangka menghalangi penyelidikan Polisi.  (HO)


Malam harinya, Arif dan Hendra menemui Sambo di ruang kerjanya. Saat itu, Sambo masih menjabat sebagai Kepala Divisi Propam Polri.

Arif menyampaikan apa yang dia lihat di rekaman CCTV berbeda dengan kronologi kematian Yosua yang Sambo sampaikan. Namun, Sambo membantahnya.

"Saksi Ferdy Sambo mengatakan 'bahwa itu keliru'," ujar jaksa.

"Namun pada saat itu saksi Arif Rachman Arifin mendengar nada bicara saksi Ferdy Sambo sudah mulai meninggi atau emosi dan menyampaikan kepada terdakwa Hendra Kurniawan dan saksi Arif Rachman Arifin 'masa kamu tidak percaya sama saya'," tuturnya.

Sambo lantas bertanya siapa saja yang sudah melihat isi rekaman CCTV. Arif menjawab bahwa tidak hanya dirinya yang melihat rekaman tersebut, tetapi juga Kompol Chuck Putranto, Kompol Baiquni Wibowo, dan AKBP Ridwan Rhekynellson Soplanit.

Sambo pun mewanti-wanti Arif agar jangan sampai rekaman CCTV itu tersebar. Dia juga memerintahkan eks Kanit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri itu menghapus rekaman CCTV.

"Saksi Ferdy Sambo meminta saksi Arif Rachman Arifin untuk menghapus dan memusnahkan file tersebut dengan kalimat 'kamu musnahkan dan hapus semuanya," kata jaksa.

Menurut jaksa, dalam pembicaraan tersebut Arif hanya menunduk dan tidak berani menatap Sambo.

Sambo yang menangkap gelagat Arif lantas mengatakan bahwa ini dia lakukan demi istrinya, Putri Candrawathi, yang telah dilecehkan oleh Yosua.

"Lalu saksi Ferdy Sambo berkata 'kenapa kamu tidak berani natap mata saya, kamu kan sudah tahu apa yang terjadi dengan mbakmu'," kata jaksa.

Saat itu, Sambo bahkan menitikkan air mata di depan Arif dan Hendra. Tangisan Sambo tersebut akhirnya membuat Hendra luluh dan membujuk Arif untuk percaya.

"Kemudian terdakwa Ferdy Sambo mengeluarkan air mata. Kemudian saksi Hendra Kurniawan berkata, 'sudah Rif, kita percaya saja," kata jaksa.

Arif dan Hendra lantas menuruti skenario Sambo. Saat hendak keluar dari ruangan, Sambo berpesan agar perihal CCTV ini "dibersihkan" seluruhnya.

Adapun perkara obstruction of justice atau merintangi penyidikan kasus kematian Brigadir J ini menyeret tujuh orang anggota Polri, di antaranya Ferdy Sambo yang belakangan sudah dipecat sebagai Kadiv Propam.

Lalu, enam orang lainnya yakni Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rachman Arifin, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.

(*/Tribun-Medan.com) 

Artikel ini telah tayang di Bangkapos.com dengan judul Anak Buah Ferdy Sambo Cs ini Tertunduk Nonton Rekaman CCTV, Terkejut Lihat Brigadir J Masih Hidup

 

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved