Berita Sumut

PASCA GEMPA, RSUD Tarutung Masih Siagakan Tenda Darurat di Depan Rumah Sakit

Hingga hari ini, Minggu (2/10/2022), pihak RSUD Tarutung masih siagakan tenda darurat yang berada di depan RSUD Tarutung.

Penulis: Maurits Pardosi |

TRIBUN-MEDAN.com, TAPANULI UTARA - Hingga hari ini, Minggu (2/10/2022), pihak RSUD Tarutung masih siagakan tenda darurat yang berada di depan RSUD Tarutung.

Tenda tersebut diperuntukkan wadah pengobatan bagi masyarakat terdampak gempa bumi.

Sebelumnya, Direktur RSUD Tarutung Janri Nababan telah menjelaskan perihal pengobatan bagi korban luka-luka akibat gempabumi tersebut. Dari data terakhir, ada 24 orang luka-luka dan 1 orang meninggal akibat serangan jantung saat gempa terjadi.

"Kebanyakan luka-luka mereka (korban gempa) adalah bagian wajah dan sebagian di pergelangan kaki," ujar Direktur RSUD Tarutung Janri Nababan, Senin (1/10/2022).

Ia memastikan kebutuhan obat-obatan masih terjamin.

"Untuk saat ini semua logistik obat-obatan masih cukup di rumah sakit," terangnya.

Pendirian tenda darurat di depan rumah sakit merupakan suatu upaya mempercepat proses pengobatan para korban gempa.

Dari tinjauan tribun-medan.com pada kemarin, Senin (1/10/2022), tempat tidur pada tenda tersebut sudah mulai kosong. Korban yang dinilai parah langsung dirawat di dalam rumah sakit.

Hingga saat ini, tenda darurat tersebut masih siaga untuk menjaga terjadinya gempa susulan.

"Tenda darurat akan tetap kita dirikan karena kita enggak tahu gempa susulan. Sehingga kita bisa tetap dapat melayani masyarakat walau ada gempa susulan ataupun guncangan selanjutnya," terangnya.

"Untuk dukungan medis, kita dibantu oleh TNI dan Polri," sambungnya.

Hingga hari ini, pihak Penkab Taput dan stakeholder lainnya masih terus memantau perkembangan di lokasi pascagempa tersebut.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved