Liga Champions

Jelang Chelsea Vs AC Milan Liga Champions, Pembuktian Rossoneri Liga Italia Tak Bisa Diremehkan

Kalulu menegaskan bahwa laga melawan Chelsea di Liga Champions pada Oktober mendatang bisa menjadi ujian dan pembuktian bahwa Serie A sudah berkembang

AC Milan
AC Milan sukses meraih poin penuh usai menaklukkan Dinamo Zagreb 3-1 pada lanjutan Liga Champions 2022-2023, Rabu (14/9/2022) 

TRIBUN-MEDAN.com - Bek AC Milan, Pierre Kalulu, bertekad membawa klubnya meraih hasil maksimal kala bentrok kontra Chelsea di Liga Champions setelah dianggap klub Liga Italia diremehkan.

Kalulu menegaskan bahwa laga melawan Chelsea di Liga Champions pada Oktober mendatang bisa menjadi ujian dan pembuktian bahwa Serie A sudah berkembang.

AC Milan baru saja menelan kekalahan dalam lanjutan Liga Italia2022-2023 melawan Napoli, Senin (19/9/2022) dini hari WIB.

Kekalahan dengan skor 1-2 tersebut membuat pasukan Stefano Pioli gagal memuncaki klasemen dan kini menghuni peringkat kelima.

Sementara buat Napoli, kemenangan itu membuat I Partenopei mantap memimpin klasemen dengan mengumpulkan 17 poin.

Baca juga: JADWAL Siaran Langsung Liga Champions Pekan ke-3, Inter Vs Barcelona, Chelsea Vs AC Milan

"Beberapa detail membuat perbedaan saat melawan Napoli," kata Kalulu, dikutip dari Football Italia.

"Kami kehilangan tiga poin, tetapi tidak semuanya sia-sia. Seseorang juga belajar dari kekalahan."

"Stefano Pioli memberi tahu kami setiap hari bahwa musim ini akan lebih sulit."

"Detail menentukan pertandingan, kami harus membuktikan bahwa kami adalah juara bertahan."

"Saya yakin bahwa perburuan gelar akan berlanjut hingga akhir, kami ingin menang lagi."

"Serie A diremehkan. Di Prancis, orang mengira mereka masih menggunakan Catenaccio (sistem permainan bertahan), tapi sekarang tidak lagi."

Baca juga: AC Milan Masih Punya 2 Masalah, Stefano Pioli Harus Selesaikan Demi Pertahankan Gelar Liga Italia

"Setiap tim membangun dari belakang, menekan di seluruh lapangan dan level teknisnya sangat tinggi, sama seperti kompetisi."

"Ada enam sampai tujuh pertandingan tingkat tinggi menghadapi lawan dengan permainan langsung," ujar Kalulu.

Kalulu juga menjelaskan bahwa permainan AC Milan berkembang dengan pesat di bawah Pioli.

Pioli mampu menemukan komposisi tim yang bisa membuat Milan menjuarai Serie A musim lalu.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved