Menteri Belia dan Sukan Malaysia
Menpora Malaysia Puji Proyek Sport City di Sumut Hingga Jadi Percontohan Fasilitas Olahraga Dunia
Menteri Belia dan Sukanv Malaysia, Dato’ Seri Ahmad Faizal Azumu mengaku kagum terhadap rencana Pemprov Sumut membangun Sport City.
Menpora Malaysia Puji Proyek Sport City di Sumut Hingga Jadi Percontohan Fasilitas Olahraga Dunia
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menteri Belia dan Sukan) Malaysia, Dato’ Seri Ahmad Faizal Azumu mengaku kagum terhadap rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membangun Sport City.
Hal ini disampaikan Faizal saat penandatangan kerja sama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut dengan Kementrian Belia dan Sukan Malaysia di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Medan, Senin (29/8/2022).
“Saya kagum dengan rencana Pemprov Sumut membangun Sport City yang dikhususkan untuk mengembangkan olahraga di Sumut. Ini akan menjadi percontohan bagi Malaysia dan juga bagi dunia untuk membuat fasilitas yang sama,” ujar Faizal.
Faizal mengatakan tidak mudah untuk menyiapkan lahan ratusan hektare bagi pembangunan banda raya sukan atau Sport City.
“Saya melihat yang pertama komitmen yang telah ditunjukkan oleh pihak pemerintah terutama pak gubernur yang telah menyediakan satu kawasan lebih kurang 300 hektare, ini satu kawasan yang cukup luas yang boleh kita rancang dengan begitu tersusun, agar ia dapat memberi manfaat bagi seluruh masyarakat,” katanya.
Ia pun mengaku cemburu dengan rencana Gubernur Edy Rahmayadi untuk membangun Sport City.
“Jadi saya sedikit cemburu dengan apa yang diusul oleh bapak gubernur, namun turut mendoakan agar ia dapat berjalan dengan baik dan insyaallah pembangunan di sana dapat berjalan dengan lancar,” katanya.
Faizal juga berharap agar investor dapat berminat berinvestasi dalam pembangunan pusat olahraga tersebut.
“Semoga segera mendapat kerjasama yabg baik dari investor dan tentunya ini akan memberi keuntungan oleh kedua belah pihak,” pungkasnya.
Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengungkapkan kendala pembangunan Sport Center yang kini berganti nama menjadi Sport City di Kabupaten Deliserdang yang tak kunjung selesai.
Edy Rahmayadi mengatakan pembangunan Sport City seharusnya sudah dimulai pertengahan tahun 2022.
Namun, Edy Rahmayadi mengaku terdapat beberapa pihak dari masyarakat yang belum menyetujui penggunaan lahan untuk pembangunan Sport City.
Sport City harusnya saat ini sudah dimulai. Tapi ribut terus (masyarakat) akhirnya enggak selesai-selesai dia," kata Edy Rahmayadi, Sabtu (13/8/2022).
Namun, Edy memastikan jika permasalahan lahan seluas 300 hektare itu akan diselesaikan sesuai dengan tenggat waktu yang sudah ditentukan.
Hal ini menimbang waktu pelaksanaan PON yang semakin dekat.
"Tapi sudah ada deadline-nya. Apabila orang tak setuju, apapun tak ada urusan (tetap) kita lakukan (pembangunan) untuk kepentingan rakyat Sumut," ucapnya.
(cr14/tribun-medan.com)