Pemko Medan
Berkantor di Belawan, Warga Sampaikan Keluhan Tawuran dan Narkoba Kepada Walikota Medan Bobby
Warga berharap agar menantu Presiden Joko Widodo ini dapat menyelesaikan ketiga permasalahan klasik yang selama ini tak kunjung terselesaikan tersebut
"Ini permasalahan berat yang kami hadapi, Pak Wali. Tidak hanya warga Lingkungan VIII, warga Lingkungan VI, VII, IX dan X juga mengharapkan agar permasalahan ini dapat segera diatasi," harap Ali Amron seraya menambahkan agar Jalan Utama ada terowongan yang hingga tembus ke Gudang Arang dan Titi Labuhan agar diperbaiki karena sudah 18 tahun tak tersentuh perbaikan.
Sedangkan M Nur Arifin Lubis, warga Kelurahan Belawan Bahari menyampaikan keluhan soal banjir yang disebabkan akibat meluapnya Sungai Deli.
Dikatakannya, banjir terjadi akibat pintu air yang ada tidak berfungsi maksimal.
"Jika hujan deras turun dan Sungai Deli meluap, kampung kami terendam banjir. Kami berharap persoalan banjir ini dapat diatasi," papar M Nur.
Sementara itu Yusriadi mewakili warga Kelurahan Sicanang menyampaikan terima kasih karena Jembatan TIti Dua kini sudah dibangun.
"Alhamdulillah Pak Wali, baru kali ini pembangunan Jembatan TIti Dua terlaksana, seluruh warga mengucapkan terima kasih," ungkap Yusriadi.
Didampingi Kapolres Belawan AKBP Faisal Rahmat HS SIK SH MH, Danyon Marhanlan I Belawan Mayor Mar Indra Fauzi Umar, pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan, Bobby Nasution mengatakan, ada tiga masalah besar yang ada di Medan Belawan yakni tawuran, narkoba dan banjir.
"Harus kita sepakati, tawuran dan narkoba harus kita perangi bersama. Sebab, mengatasinya tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah maupun aparat TNI dan Polri semata, warga harus ikut mendukung," kata Bobby Nasution.
Mengantisipasi tawuran, kata Bobby, tidak bisa hanya dari jajaran Kecamatan Medan Belawan, Polres Belawan dan Yormarhanlan I Belawan saja yang melakukan penjagaan, masyarakat juga harus ikut.
Sebab, tawuran bisa terjadi siang atau malam hari.
Untuk penanganan narkoba, jelas Bobby, Pemko Medan tidak bisa melakukan, hanya bisa mengedukasi dan melakukan tindakan preventif dengan mengajak masyarakat untuk tidak menggunakan narkoba.
"Di samping itu anak yang terlibat narkoba kita dorong untuk menekuni dunia usaha dengan memberi pelatihan, bantuan modal dan mendaftarkan usahanya nanti di E-Katalog Pemko Medan dan Pemko Medan menjadi pasarnya," jelasnya.
Selain itu, imbuh Bobby, masyarakat juga harus membantu Polres Belawan dengan memberikan informasi dan data detail soal narkoba yang ada di wilayahnya.
Dengan demikian begitu mendapat laporan, Polres Belawan cepat bergerak ke lokasi.
"Masifkan ini terus menerus," paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bobby-Nasution-Berkantor-di-Belawan.jpg)