Berita Seleb
Bongkar Trik Para Dukun, Pesulap Merah Ternyata Sering Dapat Ancaman Santet: Perut Diisi Paku
Terkait kontennya pun, Pesulap Merah alias Marcel Radhival mengaku mendapatkan dampak dari apa yang dilakukannya tersebut. Ia ternyata kerap mendapat
TRIBUN-MEDAN.com - Nama Pesulap Merah belakangan ini menjadi perbincangan publik setelah ia membongkar trik-trik perdukunan.
Tak hanya itu, Pesulap Merah juga membongkra trik yang dilakukan oleh pawang hujan.
Tak heran, atas aksinya tersebut, Pesulap Merah kini malah dilaporkan oleh para dukun ke polisi.
Terkait kontennya pun, Pesulap Merah alias Marcel Radhival mengaku mendapatkan dampak dari apa yang dilakukannya tersebut.
Ia ternyata kerap mendapat ancaman dari para dukun berupa kiriman santet.
"Kalau ancaman dari dunia perdukunan sendiri itu banyak ya," ujar Pesulap Merah dikutip dalam kanal YouTube Trans TV Official, Selasa (9/8/2022).
Baca juga: Gus Samsudin Minta Ganti Rugi Rp100 Miliar Usai Sepi Job, Pesulap Merah: Ilmu Penglarisnya ke Mana?
Baca juga: TERBONGKAR Identitas Pesulap Merah, Ternyata Pernah Mendalami Ilmu Ini
Dikatakan Pesulap Merah, ia kerap mendapat ancaman karena tidak percaya adanya santet.
"Lu kalau nggak percaya santet perut lu gue isiin paku, atau besok pagi muntah beling," ujar Pesulap Merah.
Namun saat menjawab ancaman, Pesulap Merah selalu bersikap santai.
Nama Pesulap Merah alias Marcel Radhival menjadi bahan perbincangan setelah membongkar trik dukun (Instagram @marchelradhival1)
Bahkan, ia tak segan-segan menantang orang yang mengancamnya.
"Dan saya selalu jawab 'kalau mau masukin paku ke perut saya jangan lupa palunya sekalian, atau sama semen, batu bata, lumayan buat renovasi kan saya nggak beli lagi',' ujar Pesulap Merah.
Saat itu juga, orang-orang yang mengancamnya langsung emosi.
Pesulap Merah akan menerima santet yang akan dikirimkan oleh orang-orang yang mengancamnya.
"Saya gituin mereka emosi sendiri, ini aneh kalau memang mau dikirimin saya terima, silahkan," ujar Pesulap Merah.
Bagi Pesulap Merah, hal yang berbau santet menurutnya hanyalah rekayasa.
Pesulap Merah mengaku mengetahui semua fakta terkait santet.
Sehingga, ketika mendapat ancaman tak berimbas apapun untuknya.
"Sudah sering dan nggak ngefek di saya, saya tau faktanya dan hal seperti itu nggak ada," ujar Pesulap Merah.
Sementara itu, Pesulap Merah mengaku tak takut dengan adanya ancaman santet.
Pesulap Merah mengaku lebih takut dengan pertanggungjawabannya saat di akhirat nanti.
"Saya justru lebih takut ketika nanti saya dimintai pertanggung jawaban dengan Tuhan saya, Allah," ujar Pesulap Merah.
Pesulap Merah Dilaporkan ke Polisi oleh Persatuan Dukun
Pesulap merah baru saja dilaporkan oleh Persatuan Dukun se Indonesia ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Dikutip dalam kanal YouTube Cumi cumi, Selasa (9/8/2022), salah satu anggota Persatuan Dukun membeberkan alasannya melaporkan Pesulap Merah.
"Jadi beredar video di sosial media yang dilakukan oleh Marcel Radhival yang menghina profesi dukun," ujarnya.
Sikap Pesulap Merah itu langsung mengundang reaksi dari para dukun-dukun di Indonesia.
Baca juga: Persatuan Dukun Indonesia Laporkan Pesulap Merah Gegara Dianggap Hina Profesi
Baca juga: DIANGGAP Hina Profesi, Pesulap Merah Dilaporkan Persatuan Dukun Indonesia ke Polisi
Sehingga, mereka memutuskan untuk melaporkan Pesulap Merah ke polisi.
"Akhirnya mengundang reaksi para dukun, sehingga para dukun mengambil sikap dan melaporkan Pesulap Merah ke Polres Metro Jakarta Selatan," ujarnya.
Sementara itu, Pesulap Merah diduga menyebut dukun sebagai pelaku penipuan dan pencabulan.
Dituding menghina, Pesulap Merah kini dilaporkan ke polisi oleh Persatuan dukun se-Indonesia (Instagram @pesulapmerah, YouTube Cumicumi)
Persatuan Dukun melaporkan Pesulap Merah atas pelanggaran UU ITE
"Dia bilang bahwa dukun profesinya sebagai penipu dan pencabulan, makanya kami di sini melaporkan dengan dugaan UU ITE," ujarnya.
Selama ini, para dukun-dukun tersebut mendapatkan dampak akibat ulah Marcel Radhival.
Mereka mengaku kehilangan pekerjaan karena hilangnya kepercayaan dari masyarakat.
"Kenapa dia jelek-jelekin berarti mengurangi rezeki temen-temen kami, bahkan sepi sama sekali dengan adanya YouTube Pesulap Merah," ujarnya.
Di sisi lain, para Persatuan Dukun tersebut menyinggung soal legalitas dukun di Indonesia.
Mereka menyebut bahwa dukun telah dilegalkan oleh pemerintah.
"Karena kita ketahui dukun sejak zaman dulu sudah dilegalkan bahkan kerajaan mengakui adanya perdukunan tersebut," ujarnya.
(*/Tribun-Medan.com)
Artikel ini telah tayang di TribunNewsmaker.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pesulap-merah-sojfpo.jpg)