Medan Terkini
KOMNAS Perlindungan Anak Sebut Medan Zona Merah Kekerasan Seksual, Wali Kota Bobby Angkat Bicara
Pihak Polisi kiranya lebih berikan tindakan tegas kepada pelaku dan membantu sekolah untuk sosialisasi dari sisi masyarakat
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Komisi Nasional Perlindungan Anak menyebutkan Kota Medan masuk kategori 'zona merah' kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan.
Menurut Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait, zona merah itu lantaran banyaknya aduan yang diterima pihaknya beberapa tahun terakhir ini.
Baca juga: Lagi Hamil sang Putri, Berat Badan Ayu Ting Ting Naik hingga Intip Potret Lawas Bersama Ivan Gunawan
Menurut Arist label "Kota Ramah Anak" di Medan masih sekadar jargon tanpa ada upaya penanganan serius dari Pemerintah Kota Medan.
Menanggapi hal tersebut, Walikota Medan Bobby Afif Nasution Angkat Bicara, Sabtu (30/7/2022).
Baca juga: LAUDYA Cynthia Bella Yakin Tinggalkan Dunia Hiburan, Inilah yang Selama Ini Dilakukan dan Diniatkan
Menurut Bobby Nasution dirinya belum mengetahui apabila Kota Medan zona merah dalam perkara tersebut.
"Nanti akan saya tanyakan kepada pihak, dinas yang terkait dalam permasalahan ini," ucapnya.
Mantu Presiden RI ini juga menyatakan dalam permasalahan ini, Pemerintah Kota akan kembali memantau perkembangan kasus ini.
"Pastinya Pemko akan mulai memantau terkait data ini dan mulai berbenah untuk serius dalam penanganan ini," katanya.
Disinggung mengenai langkah apa yang akan diambil, Bobby menuturkan akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah terlebih dahulu.
"Pemerintah daerah pastinya akan mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi. Untuk tindakan hukum pastinya nanti kami akan limpahkan ke pihak Polrestabes Medan nantinya," ucapnya.
Untuk itu Bobby meminta kepada seluruh dinas terkait untuk mulai fokus terkait permasalahan dan penanganannya.
"Saya minta Dinas Pendidikan dan seluruh sekolah memberi edukasi terkait hal tersebut. Pihak Polisi kiranya lebih berikan tindakan tegas kepada pelaku dan membantu sekolah untuk sosialisasi dari sisi masyarakat terkait hukuman bagi pelaku kekerasan seksual," katanya.
(cr5/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Wali-Kota-Medan-Bobby-Nasution-didampingi-Kapolrestabes-Medan-Valentino-Alfa-TataredaKamis.jpg)