News Video

Hujan Deras Melanda Kota Medan, Sejumlah Titik di Helvetia Tergenang Banjir

Hujan deras mengguyur kota, wilayah Helvetia menjadi korban banjir mengenangi badan jalan, Senin(25/7/2022).

Editor: Fariz

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Hujan deras mengguyur kota, wilayah Helvetia menjadi korban banjir mengenangi badan jalan, Senin(25/7/2022).

Sejumlah titik di daerah Helvetia seperti Jalan Setia Luhur, Jalan Nusa Indah Raya, Jalan Matahari Raya, Jalan Filisium Raya dan beberapa titik lainnya terkena banjir akibat curah hujan yang lama.

Akibat banjir tersebut, tak sedikit kendaraan yang mengalami mogok.

Amatan Tribun Medan, terlihat sejumlah pengendara sepeda motor terpaksa mendorong kendaraannya.

Mesin yang terendam air menyebabkan motor mati mendadak.

" Kalau hujan deras, pasti banjir disini," kata Anto pengendara yang melintas.

David warga sekitar mengatakan sejak pukul 19.00 WIB daerah rumahnya sudah terkena banjir. Mulai dari Jalan Setia Luhur sampai Jalan Asrama.

Menurutnya, banjir disebabkan oleh parit yang dangkal. Dirinya juga berharap agar parit tersebut segera di perbaiki.

" Semoga paretnya diperdalam dan diperbaiki," ujar David.

Uci Lurah Dwikora ketika dimintai keterangan mengatakan penyebab banjir diwilayahnya karena pembangunan rel kereta api menyebabkan paret yang tertutup.

Dan pembuangan air yang berada di Sei Bederah juga ditutup. Oleh karena itu, pembuangan air dari Jalan Sei Luhur diarakan ke Helvetia Tengah.

Tetapi, dengan curah hujan yang tinggi, jalan tersebut menjadi penampung air mengakibatkan banjir.

Uci juga sudah bekerja sama dengan PT KAI untuk membahas soal parit yang tertutup akibat pembangunan.

" Kita sudah menyampaikan ke pihak PT KAI agar cepat menyelesaikan pembangunan, setidaknya pembersihan agar air dapat mengalir," jelas Uci.

" Untuk di Sei Bederah saya belum memonitor karena itu ke Provinsi," tambahnya.

Sedangkan Naikma Marbun Lurah Helvetia Tengah mengatakan, banjir disebabkan oleh rumah warga yang menutup parit mengakibatkan air tidak mengalir.

Dirinya juga telah melakukan normalisasi parit agar air dapat mengalir dan juga menegur warga yang rumahnya menutup saluran air.

" Kita akan melakukan normalisasi parit," kata Naikma.

(cr28/www.tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved