News Video

Percakapan Tentara Rusia dengan Istrinya, Sebut Komandannya Ditahan karena Kabur dari Perang

Seorang tentara Rusia Ia bercerita tentang kondisi para tentara Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Tayang:

TRIBUN-MEDAN.COM - Seorang komandan tentara Rusia ditahan karena mencoba kabur dari medan perang.

Hal ini diceritakan oleh seorang tentara Rusia ketika menghubungi istrinya di Rusia.

Pada percakapan dengan istrinya itu, Ia bercerita tentang kondisi para tentara Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Dikutip dair TribunWow.com, prajurit itu mengatakan sang komandan ditahan oleh Batalyon keempat.

Komandan tersebut dipaksa untuk tetap tinggal agar tak melarikan diri dari garis terdepan.

"Batalyon keempat, mereka menahan komandan mereka. Mereka memaksanya untuk tinggal bersama mereka agar dia tidak melarikan diri," ujar sang prajurit.

Ia juga menceritakan sejumlah rekannya yang terluka dan telah dibawa pergi.

"Mereka memiliki banyak yang terluka. Kami juga memuat kendaraan kemarin. Mereka siap untuk melarikan diri. Perintah diberikan untuk tinggal. Kemarin, lebih dari dua puluh orang Rusia yang terluka dibawa pergi."

Kepala Direktorat Intelijen Kementerian Pertahanan Ukraina menerbitkan hasil penyadapan telepon tersebut melalui akun telegram resmi pada Minggu (3/6/2022).

Dikabarkan sebelumnya, Kepala Direktorat Kemenhan Ukraina melaporkan, pegawai badan keamanan Rusia mulai menulis laporan pengunduran diri besar-besaran.

Hal tersebut dilakukan lantaran Rusia tak memiliki harapan memenangkan perangnya di Ukraina.

Rusia dinilai pasti kalah meski pasukan Presiden Vladimir Putin berhasil merebut Donbas dalam beberapa minggu mendatang.

Pernyataan tersebut diungkapkan mantan petugas bernama Igor Girkin yang memiliki nama lain Igor Strelkov (diterjemahkan sebagai penembak).

Igor memberi penilaian tajam terkait pergerakan Rusia.

Ia mneyebut, unit Rusia menderita kerugian besar akibat bertempur dengan pasukan Ukraina yang memiliki tekad kuat.

"Mari kita bayangkan sejenak, bahwa dalam beberapa minggu ke depan musuh akan dikalahkan melalui serangan frontal dan sayap terus menerus, dan benar-benar didorong keluar dari perbatasan (Donbas)."

"Dan Apa yang akan dicapai ini? Apakah ini akan mengakhiri perang? Tidak, tidak sama sekali," tulis Strelkov pada akun telegram.


(Tribun-Video.com/ TribunWow.com)

 

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Rusia Penjara Komandannya Sendiri karena Kabur dari Medan Perang, Terungkap dari Sambungan Telepon,

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved