Berita Seleb

Cita Citata Pelakor? Istri Didi Mahardika Muncul ke Publik : Awalnya Kangen, Lanjut Pengen Miliki

dituding pelakor, benarkah? Sementara itu Rosmanizar Sebut tentang kangen yang dikaitkan dengan suaminya Didi Mahardika

Tayang:
Editor: Dedy Kurniawan
Kolase Tribun Medan/Instagram Cita Citata
Pesona Cita Citata, biduan dangdut 

Ia mengatakan, bahwa perasaan terlarang menyukai suami orang itu berawal dari rasa rindu yang ujungnya ingin memiliki.

“Berawal dari kangen, biasanya berlanjut pengen memiliki,” lanjutnya.

Postingan Rosmanizar itu pun kemudian langsung dibagikan ulang di berbagai akun gosip.

Sontak saja, postingan itu pun langsung menuai komentar beragam dari warganet.

Meski tak menyebut nama Cita Citata dalam unggahannya, warganet pun tetap menyangkutpautkan hal itu kepada pelantun ‘Sakitnya Tuh Di Sini’.

Namun, dikabarkan rumah tangga Didi Mahardika dan Rosmanizar sendiri tak lagi harmonis, bahkan disebut telah berakhir.

Hal itu diperkuat dengan Didi dan Rosmanizar yang tak lagi membagikan potret-potret kebersamaan mereka di media sosial.

Rumah tangga Didi dan Rosmanizar memang tidak tercium oleh publik.

Baca juga: Penyakitnya Mematikan, Ruben Onsu Ungkap Ketakutan, Kini Hancur Melihat Peto, Thalia dan Thania

Bahkan setelah menikah 2021 lalu, mereka jarang membagikan aktivitas rumah tangga mereka ke media sosial

Cita Citata
Cita Citata (Instagram)

Atas kabar kurang menyenangkan itu, Cita Citata dituding menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Didi dan Rosmanizar.

Sementara, tak berapa lama setelah Cita Citata mengunggah foto dengan Didi Mahardika, Rosmanizar juga mengunggah sebuah kalimat yang menyinggung soal luka hati.

Namun, belum tahu pasti alasan wanita yang berprofesi sebagai dokter ini, mengunggah kalimat galau itu masih berkaitan dengan sang suami atau bukan

Baca juga: Pantas Berurusan dengan Polisi, Tamara Bleszynski Sakit Hati, Laporkan 3 Orang Sekaligus

"Dokter kesadaran bertugas untuk menyadarkanku; Luka mana yang harus disembuhkan terlebih dahulu dan luka mana yang akan dibiarkan hidup untuk menjadi pengingat."

"Dokter keberanian bertugas untuk menyuntik keberanianku.

Percayalah, untuk bisa sembuh, kita butuh keberanian menerima berbagai hal."

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved