TRIBUNWIKI
DERETAN Dokter Asal Medan Menjadi Pahlawan Kesehatan, Ada yang Berdarah Batak
Dokter bagaikan sosok pahlawan kesehatan yang telah menjadi garda terdepan dalam melawan virus yang mematikan ini
Penulis: Tria Rizki | Editor: Ayu Prasandi
Naek Lumban Tobing alumni dari Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) dan melanjutkan pendidikan kedokteran jiwa di Universitas Indonesia.
Dia mengikuti program seksologi di Minnesota, Amerika Serikat dan setelah selesai dia pun kembali ke Indonesia.
Ini lah yang menjadi awal karirnya sebagai dokter bidang seksologi, namun bidang ini masih tabu untuk dibicarakan oleh masyarakat Indonesia tahun 1980an.
Selain aktif berkarir di bidang kesehatan, dia juga gemar menulis hingga berhasil menerbitkan berbagai buku seperti buku Masalah dan Solusi, Seks Pranikah, Seks Extramarital, dan Membangun Keharmonisan Suami-Istri.
Berkat kerja kerasnya, dia berkesempatan tampil mengisi rubrik seksologi di berbagai majalah dan surat kabar nasional.
Selain itu, dia juga selalu mendapat undangan sebagai pembicara dalam beberapa acara rubrik kesehatan di stasiun televisi maupun radio di seluruh Indonesia.
Hingga meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta, Senin 6 April 2020, dikarenakan sakit kanker lambung stadium 4 dan terpapar virus covid-19.
Baca juga: Dilaporkan Hilang, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak, Dokter Ini Malah Ditemukan di Hotel Bareng Wanita
3. dr. Ucok Martin Sp.P(K)
dr. Ucok Martin alumni dari Pendidikan Kedokteran di Universitas Sumatera Utara tahun 1990 dan melanjutkan pendidikan ke Program Pendidikan Dokter Spesialis tahun 2004 hingga 2009.
Setelah lulus dari kuliah, dia meniti karir sebagai dokter hingga berkarir di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan.
Hingga meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Medan, Sabtu 17 Maret 2020, dikarenakan terpapar virus covid-19.
4. dr. Edwin Parlindungan Marpaung SpOT
dr. Edwin Parlindungan Marpaung SpOT atau dikenal dengan Edwin Marpaung yang lahir di Kisaran, Sumatera Utara, 8 Maret 1974.
Ia merupakan putra Batak Toba yang menjadi seorang dokter spesialis yang berkerja di berbagai Rumah Sakit Kota Medan.
Dia alumni dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) tahun 1992 hingga 1998 dan melanjutkan pendidikan ke spesialis tulang tahun 2013 hingga 2018.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/DERETAN-Dokter-Asal-Medan-Menjadi-Pahlawan-Kesehatan-Ada-yang-Berdarah-Batak.jpg)