5 Cara Menghindari Kerusakan Perabot Akibat Hujan dan Banjir
5 cara mengurangi kerusakan perabotan rumah tangga akibat dari hujan besar dan banjir yang menggenang. Berikut caranya.
TRIBUNMEDAN.COM – Perubahan cuaca yang tak menentu, seperti panas terik matahari hingga hujan deras rupanya dapat berpengaruh terhadap perabotan rumah tangga di rumah.
Selain itu, musibah banjir yang kerap melanda Indonesia, membuat beberapa perabotan rumah tangga terendam air sehingga berdampak buruk pada perabotan. Salah satu dampak paling besar adalah perabotan rumah tangga menjadi kotor, karatan, dan rusak.
Hal itu wajar terjadi karena berbagai jenis material perabotan rumah tangga seperti, besi, alumunium, rotan serta kayu membutuhkan perawatan berbeda yang memakan waktu ekstra.
Lalu apa yang harus dilakukan jika rumah terletak di daerah yang rawan terkena banjir?
Dihimpun Tribunmedan dari berbagai sumber, berikut sejumlah tips dan cara mengurangi bahkan menghindari kerusakan perabotan rumah tangga, meski rumah sering diterjang banjir.
1. Pilih perabotan dengan bahan plastik
Saat ini, mulai banyak perabotan rumah tangga yang dibuat dari bahan plastik, seperti kursi, lemari, hingga meja. Memilih perabotan rumah tangga berbahan plastik bisa menimalisir kerusakan jika terkena air apalagi terendam air.
Pasalnya, plastik merupakan jenis perabotan rumah tangga yang paling mudah untuk dibersihkan. Bahkan, bahan ini memiliki lapisan luar yang mengkilap dan anti noda.
Merawat perabotan berbahan plastik bukanlah hal sulit. Sebab, Anda hanya perlu membersihkannya menggunakan kain yang sudah diberi cairan pembersih serbaguna. Cairan ini banyak dijual di minimarket.
2. Hindari perabotan berbahan kain dan kayu
Perabotan rumah tangga dengan bahan dasar kain dan kayu memang tidak disarankan dimiliki Anda yang berada di hunian rawan hujan deras dan banjir.
Pasalnya, perabotan dengan bahan dasar kain akan meninggalkan bekas atau noda yang susah dibersihkan.
Selain itu, bahan kain yang telah terendam oleh air banjir tentunya akan meninggalkan bekas bau tak sedap dan berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya kuman berbahaya.
Adapun perabot yang terbuat dari kayu berpotensi lapuk atau rusak jika terkena guyuran air hujan atau terendam banjir. Sebab, tidak semua material kayu kuat menghadapi gempuran air.
3. Memasang roda atau kaki-kaki pada perabotan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Perabotan-plastik-yang-aman-digunakan-saat-banjir.jpg)