Maling Motor di Masjid
MOTOR Jemaah Masjid Al Muslimun Sudah Enam Kali Kemalingan, Pelaku Berkeliaran
Kejadian tersebut terjadi di Masjid Al - Muslimun Jalan Pertiwi, Kelurahan Banta, Kecamatan Medan Tembung.
MOTOR Jemaah Masjid Al Muslimun Sudah Enam Kali Kemalingan, Pelaku Berkeliaran
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Lagi - lagi, satu unit sepeda motor milik jamaah masjid raib di larikan maling.
Kejadian tersebut terjadi di Masjid Al - Muslimun Jalan Pertiwi, Kelurahan Banta, Kecamatan Medan Tembung.
Aksi maling motor itu pun sempat terekam kamera pengawas CCTV, yang terpasang di halaman Masjid.
Dalam rekaman video yang dilihat tribun-medan, tampak pelaku berjumlah tiga orang yang diduga masih remaja.
Awalnya tampak seorang remaja berjaket hitam menggunakan peci masuk ke halaman masjid.
Lalu, disusul oleh seorang rekannya yang juga mengenakan kaos hitam.
Kemudian, remaja berpeci itu menunjuk satu unit motor yang diincarnya kepada rekannya.
Tidak butuh waktu lama, rekannya yang mengenakan kaos hitam itu langsung mematahkan stang sepeda motor tersebut.
Setelah berhasil membobol, mereka pun langsung mendorong sepeda motor warna putih biru itu kearah luar.
Dengan keadaan mesin tidak menyala, sepeda motor tersebut pun berhasil dilarikan oleh para pelaku.
Setibanya di jalan raya, ternyata ada satu pelaku lagi yang menunggu dan telah siap mendorong sepeda motor hasil curian itu dengan sepeda motor pelaku.
Menurut Wagimin, Kepala Lingkungan (Kepling) 12, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, menjelaskan bahwa peristiwa pencurian itu terjadi, pada Selasa (17/5/2022) subuh.
"Kami kan salat subuh tadi, sekitar jam lima pagi itu hilang motor milik jamaah kita yang bernama Alisetiawan," kata Wagimin kepada Tribun-medan, Selasa (17/5/2022).
Ia mengatakan, saat itu memang terdengar suara motor tersebut di bobol maling. Namun, para jamaah masih sedang dalam keadaan salat.
"Memang terdengar suara, tapi nggak curiga," sebutnya.
Wagimin mengungkapkan, berdasarkan rekaman CCTV terlihat pelaku berjumlah tiga orang.
"Liat dari CCTV tiga orang, motor itu pun dikunci stang nggak hidup disorongnya motor itu," ungkapnya.
Ia menyebutkan, di lokasinya ini memang rawan aksi maling motor. Hilangnya motor jamaah tadi merupakan ke-enam kalinya, aksi pencurian motor di masjid itu.
Terkait peristiwa itu, pemilik motor telah melaporkan kehilangan itu kepada Polsek Percut Sei Tuan.
"Disini memang sering kejadian, sudah enam kali. Memang nggak setahun ini aja. Tahun ini ada dua kali. Sudah lapor ke polisi," pungkasnya.
(cr11/tribun-medan.com)