Baitulmaal Muammalat Sumut

Baitulmaal Muammalat Sumut Gelar Inspiration Talk tentang Kesehatan Kulit

Selain mengadakan sesi diskusi mengenai kesehatan kulit, BMM Sumut juga menggelar kontes mewarnai bagi anak-anak PAUD/TK

Tayang:
Editor: Ayu Prasandi
HO
Baitulmaal Muammalat (BMM) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Inspiration Talks bersama dengan dr. Winda Erika A, M. Biomed (AAM) dan juga Alfrida Ningrum di Manhattan Time Square, Sabtu (23/04/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com- Isu kesehatan kulit menjadi perhatian yang sangat besar 3 tahun belakangan ini, terutama sejak pandemi melanda.

Ketika mayoritas masyarakat mulai beraktifitas di dalam rumah, justru semakin mulai peduli tentang kesehatan salah satunya tentang kesehatan kulit.

Hal tersebut juga yang mendasari Baitulmaal Muammalat (BMM) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Inspiration Talks bersama dengan dr. Winda Erika A, M. Biomed (AAM) dan juga Alfrida Ningrum di Manhattan Time Square. Sabtu (23/04/2022).

Baca juga: RAGAM Manfaat Es Batu untuk Kecantikan dan Kesehatan kulit, Bisa Membersihkan Pori-pori

Pada kesempatan tersebut, salah satu praktisi kesehatan kulit, dr Winda mengatakan isu yang paling gencar saat ini adalah tentang pencegahan penuaan dini.

Dimana di usia yang belum seharusnya mengalami penuaan namun tanda-tandanya sudah mulai terlihat, yang kebanyakkan ini terjadi karena faktor gaya hidup yang tidak seimbang.

"Menjaga kesehatan itu harus, salah satunya kulit. Bukan karena hanya ingin terlihat indah, namun ini bagian bentuk dari rasa syukur atas amanah yang dititip ke kita.

Nah untuk mencegah penuaan atau aging, disarankan sejak usia 25 tahun sudah mulai melakukan perawatan luar dan dalam. Bisa dari menjaga seimbang pola makan, olahraga, ditambah dengan beberapa alat kesehatan yang sesuai kebutuhan kulit, " ujar dr Winda.

Ditambahkannya masalah kesehatan tidak hanya sebatas aging melulu, akan tetapi termasuk juga dengan kesehatan rambut, kuku, dan juga organ-orang dalam.

Namun, berbicara tentang kulit, akan terlihat penuaannya karena kulit ada di bagian paling luar.

Ia juga menambahkan tentang tanda-tanda dari penuaan (aging) dan solusi yang harus dilakukan jika timbul tanda-tanda penuaan.

Baca juga: 7 Tips Perawatan Kulit Wajah Selama Berpuasa, Kulit Langsung Sehat dan Glowing

"Tanda-tanda penuaan, yaitu sudah ada kerutan, garis-garis halus, kulit yang mulai mengendur, pori-pori melebar, kulit lebih pucat, mudah memar, dan juga muncul flek.

Nah, jadi sebelum muncul tanda-tanda tersebut maka kita dapat melakukan pencegahan ataupun perawatan. Bisa menggunakan skincare atau bisa juga konsultasi ke klinik kecantikan," ungkapnya.

Demand Creation Wardah Medan, Alfrida Ningrum, menambahkan salah satu faktor penyebab dari penuaan atau aging adalah pancaran sinar matahari yang berlebihan kepada kulit yang tidak memiliki perlindungan.

"Perlindungan kulit dari sinar ultraviolet tidak melulu yang terpapar sinar matahari langsung. Bagi yang kerja di dalam ruangan juga harus aware, karena saat ini pecahayaan di dalam luar ruangan juga sedikit banyak memberikan dampak yang tidak baik ke kulit, " jelasnya.

Budi Syahputra, selaku perwakilan BMM Sumut mengatakan bahwa acara ini diinisiasi sebagai bentuk kampanye dari pentingnya mengenai kesehatan.

"Saat ini kita mengajak para pihak kesehatan dari sisi kulit tujuannya tentu membangun literasi yang tepat. Poin utamanya dari semua itu adalah sebagai pengingat diri bahwa badan ini juga salah satu hal yang harus kita rawat dan jaga namun, tak sedikit kita yang lalai karena urusan-urusan pribadi, " ujar Budi.

Pada kesempatan tersebut, masyarakat yang hadir mengikuti kegiatan juga mengikuti pemeriksaan kulit dengan alat kesehatan yang disediakan, seperti untuk mengetahui bagaimana tingkat sensitivitas dan kelembapan kulit.

Baca juga: BOLEHKAH Membaca Alquran Setelah Buang Angin? Simak Penjelasannya Berdasarkan Hadis

Selain mengadakan sesi diskusi mengenai kesehatan kulit, BMM Sumut juga menggelar kontes mewarnai bagi anak-anak PAUD/TK untuk membangun semangat kompetisi anak.

"Aktifitas mewarnai itu memantik anak-anak kita untuk menjadi lebih kreatif. Ini juga mengajarkan ternyata selama puasa, anak-anak tetap semangat karena ada aktifitas di luar rumah yang menyenangkan, " Jelas Budi.

Ditambahkannya, sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) tentu tak melulu berbicara Zakat, Sedekah saja.

Namun bagaimana mengedukasi tentang Zakat dan Sedekah harus dilakukan dengan beragam kegiatan yang menarik dan melibatkan banyak masyarakat sebagai bentuk membangun awareness.

(*/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved