Berita Seleb
Ternyata Ini Penyakit Jessica Iskandar saat Hamil Anak Kedua, Istri Vincent Verhaag Merasa Khawatir
Akhirnya Jessica Iskandar atau Jedar mengungkap penyakitnya saat hamil. Pantas istri Vincent Verhaag itu merasa khawatir di kehamilan keduanya.
"Kenapa di Jakarta, karena aku punya riwayat Hellp Syndrome waktu hamil El Barack, jadi kemarin tuh pengin periksa lebih detail saja, jadi datang ke Jakarta, dan ternyata semua lancar," kata Jessica Iskandar saat ditemui di Studio Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Senin (18/4/2022) lalu.
Berdasarkan keterangan dokter yang disampaikan kepadanya, syndrome tersebut ia dapatkan karena saat hamil El Barack kondisi emosi Jedar tidak stabil.
"Jadi tenyata dulu Hellp Syndrome itu dari emosi ibunya, sekarang mungkin happy, jadi Tuhan kasih kelancaran, semua lancar-lancar saja," tutur Jedar.
Kondisi mental Jessica Iskandar tersebut membuat Vincent Verhaag khawatir.
Sehingga ia pun memutuskan membawa sang istri untuk menetap sementara waktu di Jakarta.
Kemudian, Jessica Iskandar sendiri tampaknya sudah mengantisipasi hal itu jangan sampai terjadi.
Setelah melakukan proses persalinan nanti, Jessica Iskandar akan segera pulang ke Bali lantaran telah menyiapkan kamar baru untuk putra keduanya yang akan lahir beberapa waktu kedepan.
"Sesudah sebulan kami terbang lagi ke Bali," tuturnya.
Lalu, apa itu Hellp Syndrome?
Hellp Syndrome atau Sindrom HELLP ditemukan oleh Dr. Louis Weinstein pada tahun 1982, yang memiliki arti, H (Hemolysis, yaitu hancurnya sel darah merah), EL (Elevated Liver-enzymes, yaitu peningkatan enzim hati), serta LP (Low Platelet –Count, yaitu trombosit rendah).
Sindrom HELLP merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang paling ditakuti ibu hamil karena bisa mengancam jiwa ibu bahkan janinnya.
Biasanya terjadi di usia kehamilan lebih dari 20 minggu atau saat memasuki trimester kedua, bahkan setelah melahirkan.
Dilansir dari situs WHO, angka kematian global pada ibu hamil karena sindrom HELLP telah mencapai 25 % per tahun.
Maka penting bagi ibu hamil untuk menyadari gejalanya dan mendapati penanganan yang tepat.
Di Amerika Serikat, 5-8 % wanita hamil mengalami preeklamsia dan 15 % diantaranya mengalami sindrom HELLP.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kondisi-Terkini-Jessica-Iskandar.jpg)