Ramadhan 1443 Hijriyah
Baca di Malam Ganjil 10 Ramadhan Terakhir, Inilah 10 Doa Pilihan di Malam Mulia Seribu Bulan
Lailatul Qadar adalah waktu turunnya Al Quran dari Lauful Mahfudz ke Baitul Izzah (langit) dunia.
TRIBUN-MEDAN.com -- Seperti yang kita ketahui, Lailatul Qadar adalah salah satu malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadhan.
Dipenghujung bulan ramadan atau sepuluh hari terakhir puasa Ramadhan, biasanya tak sedikit orang yang mencari tanda-tanda malam Lailatul Qadar.
Lailatul Qadar adalah waktu turunnya Al Quran dari Lauful Mahfudz ke Baitul Izzah (langit) dunia.
Waktu istimewa ini dijelaskan Allah terjadi saat Bulan Ramadhan, dan memiliki keutamaan lebih baik dari 1000 bulan.
Baca juga: Doa Nabi Meraih Kemuliaan, Diajarkan untuk Mendapat Istimewanya Malam Lailatul Qadar
Artinya amalan di bulan itu menjadi bernilai lebih dan spesial.
Baca juga: DULU Dihina Karena Banting Setir Jualan Es, Kini Vokalis Band Ini Laris Manis Kebanjiran Orderan
Baca juga: Ivan Gunawan Bangun Masjid di Afrika, Bakal Jadi Mahar Ayu Ting Ting? Ini Kata Ayah Rozak
Walaupun ada banyak perbedaan pandangan dan pendapat dari para ulama, tentunya kita harus menjadikan kesempatan Lailatul Qadar ini sebagai momen untuk terus menjadi lebih baik dan memberikan yang terbaik dalam ibadah kita kepada Allah.
Tentunya, Lailatul Qadar tidak sembarang orang bisa mendapatkan makna dan hikmahnya.
Hanya orang-orang yang mampu berpikir, merenungi keadaan, merenungi dirinya, mengevaluasi dirinya dan juga mendapatkan kesadaran yang tinggi yang bisa mendapatkannya.
Baca juga: Pahala Sholat Tarawih 10 Ramadhan Kedua, Ganjaran Ini Didapat di Malam ke 18 dan 19 Ramadhan
Untuk itu, ketika malam lailatul qadar hadir, disarankan untuk terus berdoa, beribadah, itikaf, merenungi alam semesta, mengevaluasi diri, agar bisa menangkap tanda-tanda kekuasaan Allah lebih banyak.
Malam Lailtaul Qadar juga disebut-sebut malam yang paling mustajab untuk berdoa.
Umat Muslim merayakan malam Lailatul Qadar karena menurut kepercayaan Islam, malam tersebut adalah saat kitab suci Al-Qur'an pertama kali diturunkan ke dunia. Lailatul Qadar terjadi ketika Quran pertama kali diturunkan dari surga kepada Nabi Muhammad SWT melalui malaikat Jibril.
Umat Muslim percaya bahwa malam Lailatul Qadar tidak seperti malam lainnya. Pahala yang dapat diperoleh seseorang pada malam tersebut tidak dapat disamakan dengan yang akan Anda dapatkan sepanjang hidup Anda.
Dalam Al-Qur'an juga disebutkan bahwa malam suci Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan, yang berarti bahwa beribadah kepada Allah SWT pada malam tersebut memberi Anda pahala seumur hidup.
Baca juga: Doa Nabi Meraih Kemuliaan, Diajarkan untuk Mendapat Istimewanya Malam Lailatul Qadar
Untuk mendekatkan diri pada Allah SWT, seseorang harus membenamkan diri dalam doa dan membaca doa untuk mendapatkan kemurahan Tuhan.
Diriwayatkan, Siti Aisyah pernah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW apa yang harus dia katakan atau doa apa yang harus dipanjatkan jika bertemu malam Lailatur Qadar. Rasulullah menjawab, bacaan doa malam Lailatul Qadar yakni:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Doa-Malam-Lailatul-Qadar.jpg)