News Video
Warga Belawan Keluhkan Kondisi Tak Layak Huni, Wali Kota Bobby: Segera Lakukan Bedah Rumah
Seorang nenek kelurahan Bahari Medan Belawan tampak bahagia saat melihat kedatangan menteri ke lingkungannya.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang nenek kelurahan Bahari Medan Belawan tampak bahagia saat melihat kedatangan menteri ke lingkungannya.
Menggunakan tongkat, nenek bermarga Harahap yang berusia 83 tahun ini langsung didatangi dan disalam oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Gubernur Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan Bobby Nasution.
"Ibu ingin apa, ini ada pak Gubernur," tanya Muhadjir kepada nenek tersebut.
"Tapi katanya ada bedah rumah pak," ujar nenek tersebut.
Edy kemudian mengajak nenek tersebut untuk melihat langsung rumah sang nenek.
Dituntun langsung oleh Camat Medan Belawan Subhan Fajri Harahap, nenek bermarga Harahap ini menunjukkan rumah semi permanennya.
Tampak rumah sang nenek yang hanya beratap seng, berdinding tepas, dan berlantaikan papan kayu usang.
"Rumah sudah dibetulin tapi sudah miring lagi," keluh nenek tersebut.
Ternyata, tak hanya nenek bermarga Harahap saja yang merasakan kondisi rumah yang mengkhawatirkan namun masih banyak rumah lainnya yang mengalami kondisi serupa.
Hal ini terjadi lantaran sering tergenang banjir rob yang datang tiap dua kali dalam sebulan.
Terkait hal ini, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengungkapkan bahwa saat ini Pemko Medan menunggu kebijakan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).
Ia juga mengatakan bahwa nantinya konsep program Kotaku akan menggunakan model rumah panggung untuk di kawasan Medan Utara.
"Mengenai keluhan masyarakat tentang kelayakan tempat tinggal, ini yang sudah kita berikan masukan, kalau memang program Kotaku masuk kesini, nanti akan ada beberapa wilayah kawasan yang kalau diperkenankan nanti bedah rumahnya menggunakan konsep rumah panggung karena memang disini untuk penanganan tanggul robnya masih bertahap," ujar Bobby.
"Bukan membiasakan dengan banjir rob tapi ini butuh penyesuaian karena kita butuh bertahap," pungkasnya.
(cr13/www.tribun-medan.com).