Ramadhan 1443 Hijriyah
Hukum Banyak Tinggalkan Sholat Tarawih, Sholat Sunnah Ini Tidak Pernah Ditinggalkan Nabi Muhammad
shalat tarawih Pada Malam ke-27, Tiba di hari kiamat kelak, dia akan melewati jembatan (syirathal mustaqiim
TRIBUN-MEDAN.com - Memasuki Ramadan 2022, ada beberapa pertanyaan berkaitan dengan ibadah selama Bulan Ramadan.
Salah satunya tentang, hukum puasa Ramadan tapi tidak salat tarawih.
Apakah tidak melakukan salat tarawih membatalkan puasa Ramadan?
Berikut penjelasan dari Wahid Ahmadi, Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah, melansir dari TribunWow.com.
Baca juga: Keistimewaan Pahala Sholat Tarawih Malam 14 dan 15 Ramadhan, Tidak Didapat di Malam Lainnya
Hukum puasa Ramadan tapi tidak salat Tarawih
Salat Tarawih memang merupakan sholat sunah, sehingg tidak wajib untuk dilakukan.
Namun yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana hukumnya menjalankan puasa Ramadan tapi tidak salat Tarawih?
Jawaban:
Tarawih hukumnya sunah, jadi jika tidak dikerjakan tidak ada masalah.
Namun perlu diketahui, bahwa tarawih adalah amalan sunah yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah Muhammad SAW.
Sehingga menjalankan salat tarawih adalah cara kita untuk menyempurnakan ibadah puasa dengan salat tarawih.
Baca juga: Ciri-ciri Malam Istimewa Lailatul Qadar, Terjadi Pada Malam Ganjil 10 Ramadhan Terakhir
Hadits riwayat Bukhari dan Muslim menjelaskan:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya, “Dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Siapa saja yang sembahyang malam Ramadhan (tarawih) iman dan ikhlas, maka dosanya yang telah lalu diampuni,’” HR Bukhari dan Muslim.
Tetapi salat tarawih bukanlah rukun dari puasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gerakan-sujud-dalam-sholat.jpg)