Viral Medsos

MJ Abang RRN yang Viral Diduga Dijebak lalu Ditangkap Polisi Binjai Berikan Kesaksian

Saat itu, E memanggil RRN keluar dari warnet. Setelah keluar, kata MJ adiknya diberikan satu bungkus kotak rokok, diduga berisikan Narkotika

Penulis: Satia |

MJ Abang RRN yang Viral Diduga Dijebak lalu Ditangkap Polisi Binjai Berikan Kesaksian

TRIBUN MEDAN.COM, BINJAI - MJ, abang RRN yang ditangkap oleh Sat Narkoba Polres Binjai berikan keterangan, menyoal adiknya yang ketangkap diduga dijebak oleh E, di Warung Internet (warnet) Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kelurahan Bandar Senembah, Binjai Barat.

Menurutnya, RRN tidak begitu kenal dengan E.

MJ mengatakan, bahwa adiknya kenal saat di warnet saja.

"Kenal teguran di warnet itu aja. Namanya pun adik saya gak tau siapa," ucapnya, Selasa (22/3/2022).

Saat itu, E memanggil RRN keluar dari warnet. Setelah keluar, kata MJ adiknya diberikan satu bungkus kotak rokok, diduga berisikan Narkotika jenis sabu-sabu.

"Setelah dipanggil ikut adik saya, tiba-tiba dikasih kotak rokok," ungkapnya.

Kemudian, setelah itu tiba-tiba datang dua orang polisi yang memegangi RRN dengan kuat.

Katanya, adiknya sempat berteriak memanggil MJ dari luar warnet. Mendengarkan itu, MJ dan lima orang lainnya keluar.

"Dan tiba-tiba polisi datang. Adik saya sempat teriak dan meminta tolong kepada kami," ujarnya.

Begitu dilihatnya RRN dipiting, MJ bertanya kenapa kedua orang tersebut memegangi adiknya.

"Kami bertanya juga, ada apa ini. Sempat mau aku tarik adik aku juga," kata dia.

Melihat itu, kedua orang polisi ini langsung memaki MJ untuk menjauh agar tidak mendekat.

"Polisi itu bilang, jangan main-main kalian. Jangan mendekat, sana kalian," ujarnya menirukan ucapan polisi itu.

Dari rekaman itu, MJ heran melihat E tidak ditahan dan sengaja dibiarkan lari begitu saja. Padahal, E dengan pelan memutarkan kendaraannya, seakan sudah mengetahui perihal penangkapan itu.

"Masak adik saya yang ditangkap, yang mengasih gak ditangkap. Dari rekaman itu, terlihat yang ngasih dibiarkan begitu saja," ungkapnya.

Atas kejadian ini, pihaknya menuntut keadilan kepada Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Simanjuntak. Sebab, berdasarkan rekaman, adiknya merupakan korban dari diduga informan dari polisi itu.

(Wen/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved