Info Kesehatan

Pentingnya Kenapa Bayi Harus Menangis saat Dilahirkan, Ini yang Harus Diwaspadai Sang Ibu

Bayi yang menangis saat lahir, bisa menjadi tanda yang bagus karena itu bisa jadi tanda jika paru-paru anak tidak mengalami masalah.

Freeapik
Bayi menangis 

TRIBUN-MEDAN.com - Mendengar tangisan bayi saat mereka baru lahir merupakan sesuatu yang sangat ditunggu-tunggu.

Biasanya saat baru keluar dari kandungan, anak akan langsung menangis dengan suara yang nyaring.

Bayi yang menangis saat lahir, bisa menjadi tanda yang bagus karena itu bisa jadi tanda jika paru-paru anak tidak mengalami masalah.

Maka dari itu, orangtua pasti sangat bahagia begitu mendengar tangisan pertama pada bayi.

Namun sayangnya ada beberapa bayi saat dilahirkan tidak menangis, hal ini perlu diwaspadai ibu.

Bayi yang tidak menangis saat lahir bisa menunjukan tanda bahaya pada kesehatan bayi.

Saat bayi lahir dan mereka tidak menangis, bisa jadi tanda adanya masalah pada sistem pernapasan anak dan juga turut mempengaruhi kondisi jantung, otak, ginjal, dan organ tubuh lainnya.

Ternyata saat sedang hamil, kondisi ibu menjadi penyebab anak tidak menangis saat lahir.

Melansir dari HealthLine, berikut beberapa penyebab anak tidak menangis saat lahir.

1.Menderita Diabetes

Bagi ibu yang hamil dan menderita penyakit diabetes melitus, tentu dapat membahayakan anak pada saat proses persalinan.

Ini akan menyebabkan bayi mengalami trauma dan mengalami sindrom gawat napas, atau bisa katakanaan jika bayi akan merasa sulit untuk bernapas.

Ibu yang menderita diabetes melitus akan sangat memungkinkan untuk melahirkan anak dengan hipoglikemia atau gula darah rendah.

Maka kesulitan bernapas yang dialami bayi inilah yang menyebabkan bayi tidak menangis saat lahir.

2. Menderita Preeklampsia

Preeklampsia merupakan tekanan darah lebih tinggi dari batas normal, dan tentunya dapat membawa dampak bahaya pada kandungan.

Kondisi ini dapat terjadi karena adanya peningkatan tekanan darah yang menyebabkan pembengkakan dan juga terjadinya proteinuria yakni adanya protein di dalam darah.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved