Perang Rusia Ukraina
Tinggal di Ukraina, YouTuber Benni Sitanggang Ceritakan Detik-detik Serangan Bom Rusia
Benni pertama kali mengunggah Instagram stornya pada hari Kamis, ia membagikan video singkat terkait situasi terkini yang sedang terjadi di Ukraina.
TRIBUN-MEDAN.com – Benni Sitanggang,YouTuber asal tanah Batak yang tinggal di Ukraina ini mengabarkan situasi langsung kondisi dirinya dan keluarga ewat unggahan Instagram Story dan Vlog-nya.
Seperti yang diketahui,Rusia telah melancarkan serangan Multiple Launch Rocket System (MRLS) dibeberapa wilayan Ukraina pada Kamis (24/2/2022), waktu setempat, saat ini mereka juga sudah memasuki beberapa kota besar di Negara tersebut.
Benni pertama kali mengunggah Instagram stornya pada hari Kamis, ia membagikan video singkat terkait situasi terkini yang sedang terjadi.
Dari unggahan tersebut terdengar suara Sirine yang menandakan keadaan darurat dari apartemen miliknya, ia pun meminta doa kepada warga netizen agar selalu diberikan kesalamatan.
“Pray For Us, Doakan kami baik-baik aja ya semua, maaf belum bisa balas pesan kelen semua,” jelasnya dalam akun Instagram pribadinya @benni_sitanggang.
Benni juga mengunggah kondisi keluarganya lewat video di kanal YouTubenya video tersebut ia ambil sekitar pukul setengah Sembilan pagi waktu setempat, Benni menyebutkan beberapa kota yang sudah terkena serangan militer yaitu Odessa, Zhytomyr, Mariupol, Kharkiv dan juga Kyiv.
• 50 Tentara Rusia Tewas, Ribuan Warga Mengungsi, Ukraina Harap Indonesia Protes ke Rusia
• Dibombardir Rusia, Ukraina Malah Ditinggal Sekutu Amerika Serikat, Kini Terpaksa Berjuang Sendiri
Ayah satu anak tersebut tengah menunggu sang mertua yang saat ini sedang menuju ke kerumahnya, hal tersebut dilakukan karena rumah mertuanya yang cukup dekat dengan tempat kejadian yaitu daerah kota Kharkiv.
Untuk sementara YouTuber berdarah Batak tersebut memutuskan untuk tetap tinggal di rumah bersama keluarganya yang biasa dikenal dengan Bensi Family.
Sang istri Tani Shman Sitanggang diketahui sedang hamil besar, akibatnya Benni harus sangat ekstra hati-hati menjaga istri, mertua dan juga anaknya.
“Di sini kami berusaha untuk tetap tenang, Enggak tau aku bisa tidur atau enggak, karena harus jagai keluarga, istri yang lagi hamil juga. Doakan kami ya Bensi Family agar tetap kuat menjalani ini,” jelasnya.
“Tadi ada Sirene lagi untuk peringatan kalau ada serangan udara, sejauh ini aku Tania dan Uli serta ibu mertua masih aman, Pray for Ukraine,” tutupnya.
Dalam video yang ia unggah Benni menjelaskan jika kondisi semakin parah,ia dan keluarga akan mengevakuasi diri ke kota Lviv, jarak yang harus ditempuh dari kediamannya ke daerah tersebut tidak begitu jauh, menurutnya hanya 1,5 jam perjalanan.
Dirinya juga sudah mempersiapkan segala dokumen yang diperlukan jika kondisi semakin memanas.
Walaupun demikian, Benni meyakini situasi tempat ia tinggal masih aman, ia juga memperlihatkan kondisi disekitar apartemennya terlihat sepi karena para warga tidak begitu panik.
“Memang Sirene udah dimana-mana tapi kami engga boleh panik, karena memang prajurit Ukraina sedang berjuang mempertahankan wilayahnya, semua orang lagi menetap di rumah masing-masing,” tuturnya dalam video di kanal YouTubenya, Kamis (24/2/2022).
Ia menjelaskan jika semua warga negara Ukraina sudah diedukasi agar tak panik jika terjadi masalah seperti ini, Benni juga berusaha untuk tetap tenang agar keluarga tak ikut panik. Terlebih sang istri yang sedang hamil dan akan melahirkan dalam waktu dekat.
Benni juga menjelaskan bahwa dirinya sudah mendapatkan informasi dari KBRI Ukraina pada tanggal 24 Februaru 2022 mengenai situasi yang terjadi.
Dalam video yang berdurasi tujuh menit dua puluh lima detik tersebut ia juga terus meminta warganet dan pengikutnya memberikan doa agar dirinya dan juga keluarga diberi kesalamatan.
(cr18/tribun- medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Benni-membagikan-kondisi-terkini-dirinya-dan-keluarga-di-Ukraina-d.jpg)