Rusia vs Ukraina

KETIKA Vladimir Putin Betul-betul Menyerang Ukraina dengan Caranya Sendiri, AS dan NATO Kebingungan

Putin mengumumkan operasi militer khusus terhadap Ukraina pada Kamis (24/2/2022) pagi waktu setempat.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
ASEAN World 24 - Southeast Asia Network
Negara Ukraina 

"Dan untuk ini kami akan mengejar demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina, serta mengadili mereka yang melakukan banyak kejahatan berdarah terhadap warga sipil, termasuk warga Federasi Rusia," terangnya.

Ledakan besar di ibu kota Ukraina Kiev setelah dibombardir Rusia 24 Februari 2022
Ledakan besar di ibu kota Ukraina Kiev setelah dibombardir Rusia 24 Februari 2022 (facebook)

Sebelumnya, Vladimir Putin mengatakan, Rusia telah mengakui klaim teritorial republik separatis yang dideklarasikan sendiri di wilayah Donbas di Ukraina timur.

Pada Selasa (22/2/2022), Putin menyampaikan, Moskow telah mengakui kemerdekaan wilayah separatis Ukraina dalam perbatasan administratif mereka, termasuk wilayah yang dikendalikan oleh Kyiv.

“Yah, kami mengenali mereka. Dan ini berarti kami mengakui semua dokumen fundamental mereka, termasuk konstitusi," kata Putin kepada wartawan, dilansir Al Jazeera.

“Dan konstitusi merinci perbatasan di wilayah Donetsk dan Luhansk pada saat mereka menjadi bagian dari Ukraina," lanjutnya.

Kepulan asap membumbung di wilayah Ukraina menyusul perintah Presiden Rusia Vladimir Putin kepada militernya agar melakukan operasi militer penuh ke Ukraina, Kamis (24/2/2022). (YouTube Al Jazeera)
Diberitakan BBC, Putin telah meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina.

Militer Rusia menerobos perbatasan di sejumlah tempat, di utara, selatan dan timur, termasuk dari Belarus, sekutu lama Rusia.

Lalu, ada laporan pertempuran di beberapa bagian timur Ukraina.

Seorang penasihat presiden Ukraina mengatakan, lebih dari 40 tentara tewas dan puluhan lainnya terluka.

Ukraina mengaku telah membunuh 50 tentara Rusia dan menembak jatuh enam pesawat Rusia, tetapi ini belum diverifikasi.

Diketahui, Presiden Rusia mengumumkan bahwa dia mengakui kemerdekaan Donetsk dan Luhansk di Ukraina timur.

Daerah-daerah yang memisahkan diri direbut oleh pemberontak yang didukung Rusia setelah Rusia menginvasi Krimea pada 2014.

Putin melancarkan serangan itu setelah protes jalanan massal di Ukraina yang menggulingkan Presiden pro-Rusia Viktor Yanukovych.

Lebih dari 14.000 orang tewas di timur dalam konflik antara pemberontak dan pasukan Ukraina.

Artileri Rudal Rusia berjejer untuk siap siaga melepaskan rudal.
Artileri Rudal Rusia berjejer untuk siap siaga melepaskan rudal. (ASEAN World 24 - Southeast Asia Network)

Pasukan Ukraina disebut kocar-kacir menghadapi pasukan Rusia

Tentara Ukraina disebut meninggalkan posisi mereka dalam jumlah besar. Semua tentara meletakkan senjata. Hal itu di klaim oleh Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan pada Kamis (24/2/ 2022).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved