Breaking News

Rusia vs Ukraina

INILAH Foto-foto Kondisi Ukraina Terkini, Truk Artileri Rusia Berjejer Lepaskan Rudal

Tentara Ukraina disebut meninggalkan posisi mereka dalam jumlah besar. Semua tentara meletakkan senjata. Hal itu di klaim oleh Rusia

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
ASEAN World 24 - Southeast Asia Network
Kondisi Negara Ukraina saat dibombardir Rusia 

"Dengan paket ini, kami akan menargetkan sektor-sektor strategis ekonomi Rusia dengan memblokir akses mereka ke teknologi dan pasar utama. Kami akan melemahkan basis ekonomi Rusia dan kapasitasnya untuk memodernisasi," katanya.

“Selain itu, kami akan membekukan aset Rusia di UE dan menghentikan akses bank-bank Rusia ke pasar keuangan Eropa. Seperti paket sanksi pertama, kami sangat terkait dengan mitra dan sekutu. Sanksi ini dirancang untuk memberikan sanksi yang berat, memangkas kemampuan Rusia untuk membiayai perang."

Juru bicara pemerintah Jerman mengatakan Kanselir Olaf Scholz telah berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan menyatakan solidaritas pada Ukraina.

"Kami mengalami sejarah perang di Eropa yang kami pikir hanya dapat ditemukan dalam buku-buku sejarah. Ini adalah pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional," kata Menteri Ekonomi Robert Habeck.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan dia "terkejut" dengan "serangan tidak beralasan" dan Inggris akan "menanggapi dengan tegas".

Perdana Menteri Italia Mario Draghi mengatakan tindakan itu "tidak dapat dibenarkan dan tidak dapat dibenarkan".

"Kami bekerja dengan sekutu Eropa dan NATO untuk segera merespons, dengan persatuan dan tekad."

juru bicara pemerintah Polandia Piotr Muller mengatakan sudah waktunya untuk memperkuat sayap timur NATO, menambahkan:

"Kami berharap keputusan seperti itu akan diambil".

Mantan Presiden Ukraina yang juga anggota parlemen Petro Poroshenko mengatakan, "hari ini adalah hari yang tragis" tetapi Ukraina akan menang.

Poroshenko, yang menjabat Presiden Ukraina dari 2014-19, membandingkan Putin dengan Hitler modern.

Presiden Ukraina Volodymyr Zleensky mengumumkan darurat militer di seluruh negeri.

“Warga Ukraina yang terhormat, pagi ini Presiden Putin mengumumkan operasi militer khusus di Donbas. Rusia melakukan serangan terhadap infrastruktur militer kami dan penjaga perbatasan kami. Ada ledakan terdengar di banyak kota di Ukraina. Kami menerapkan darurat militer di seluruh wilayah negara kami," kata Zelensky.

“Semenit yang lalu saya berbicara dengan Presiden Biden. AS sudah mulai menyatukan dukungan internasional. Hari ini kalian masing-masing harus tetap tenang. Tetap di rumah jika Anda bisa. Kami sedang bekerja. Tentara sedang bekerja. Seluruh sektor pertahanan dan keamanan bekerja,” tambahnya.

"Jangan panik. Kami kuat. Kami siap untuk semuanya. Kami akan menang atas semua orang karena kami adalah Ukraina.” 

(*/tribun-medan.com/bbc )

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved