News Video
Ikuti Pasar Dadakan, Pelaku UMKM Kelurahan Hamdan Tampilkan Beragam Kuliner Tradisional
Dalam mendukung geliat UMKM di kota Medan, Mahasiswa KKN UNPAB berkolaborasi dengan BKPRMI dan Karang Taruna Medan Maimun menggelar Pasar Dadakan
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dalam mendukung geliat UMKM di kota Medan, Mahasiswa KKN Universitas Panca Budi (UNPAB) berkolaborasi dengan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) dan Karang Taruna Medan Maimun menggelar Pasar Dadakan di Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Sabtu (29/1/2022).
Berdasarkan pantauan Tribun Medan, ada belasan pelaku UMKM kuliner dan kerajinan tangan turut menyemarakkan acara tersebut.
Ketua Pelaksana dan Ketum BKPRMI Kecamatan Medan Maimun Akhyar Makawaru mengungkapkan jika Pasar Dadakan ini dipersiapkan selama satu bulan.
Ia mengatakan dengan hadirnya Pasar Dadakan pada 29-30 Januari 2022, para pelaku UMKM dapat menampilkan produk panganan dan kerajinan terbaiknya.
"Hari ini ada kegiatan pasar dadakan yang berkolaborasi dengan adik-adik mahasiswa KKN Unpab. Kita laksanakan ini untuk menggerakkan kembali gairah pelaku usaha UMKM. Disini para pelaku usahanya yang merupakan binaan kelurahan Hamdan," ungkap Akhyar.
Dijelaskan Akhyar jika Pasar Dadakan ini akan menonjolkan ke menu tradisional seperti tusuk onde-onde, pecal dan kerajinan tradisional seperti anyaman keranjang.
Para pelaku UMKM kuliner ini turut merasa senang dengan adanya pasar dadakan ini. Diantaranya ada Erda, pedagang Nasi Goreng yang mengaku senang adanya Pasar Dadakan ini.
"Senang juga ya kita bisa jualan disini semoga juga walau dua hari tapi bisa membantu penjualan. Apalagi karena Covid ini kan penjualan jadi sepi," ujarnya.
Adapun dalam acara tersebut juga turut dihadiri oleh Kadis Koperasi dan UMKM kota Medan Benny Iskandar Nasution, PLT Camat Medan Maimun Andi Mario Siregar, dan jajaran kelurahan dan Kepling.
Tampak Benny berkeliling stand dan turut mengajak para pelaku UMKM yang belum pernah mendapat binaan untuk bergabung dalam binaan Pemko Medan.
"Saya melihat pelaku UMKM disini sangat luar biasa karena jajanan tradisional saat masa kecil kita itu ada semua disini dan kerajinan tangannya sangat bagus. Saya berharap ini dapat masuk ke binaan kita agar dapat diberi pelatihan dan masuk ke dalam market placenya," pungkasnya.
(cr13/www.tribun-medan.com).