News Video

90 Persen Pelaku UMKM Sudah Terdata di Program UMKM Naik Kelas, Targetkan Rampung Akhir Januari 2022

Kadis Koperasi dan UMKM Kota Medan, Benny Iskandar Nasution menargetkan pendataan pelaku UMKM dalam program UMKM naik kelas

Tayang:
Editor: Fariz

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan, Benny Iskandar Nasution menargetkan pendataan pelaku UMKM dalam program UMKM naik kelas akan rampung pada akhir Januari ini.

"Saya harus bisa target akhir bulan ini sudah masuk semua karena sudah tiga Minggu dan harusnya sudah masuk ke kelurahan dan kecamatan yang harusnya sudah tahu daftar para pelaku UMKM yang harus kita bina," ungkap Benny saat ditemui dalam acara Pasar Dadakan di Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Sabtu (29/1/2022).

Disebutkan Benny, saat ini pendataan sudah mencapai 90 persen dari target 33 UMKM kota Medan yang nantinya akan mendapatkan beragam pelatihan dan pendanaan modal untuk mengembangkan usaha para pelaku UMKM.

"Hampir 90 persen dan Alhamdulillah sudah kita clusterkan berdasarkan lapangan usahanya," ujarnya.

Dalam program ini, Benny berharap agar para pelaku UMKM dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk bergabung sebagai binaan Dinas Koperasi kota Medan.

Bahkan, Benny juga sudah memudahkan persyaratan dengan hanya menyertakan NIK dan dapat langsung mendaftar melalui Kepling ataupun Kelurahan.

Benny mengakui bahwa untuk mendorong para pelaku UMKM untuk masuk ke pasar modern memerlukan usaha yang lebih keras lagi lantaran masih banyak pelaku UMKM yang belum menguasai teknologi.

"Saya pikir kendala para UMKM ini masih minim untuk melek internet. Dengan teknologi saat ini mereka belum mengerti. Makanya tadi sudah kita sosialisasikan kepada para pelaku UMKM untuk membuka website tersebut dan sudah kita sebar ke seluruh kelurahan dan kecamatan," ujarnya.

Tak hanya itu, kedepannya, Dinas Koperasi kota Medan juga berencana melakukan kerjasama dengan para stakeholder seperti PT. Telkom.

"Kita akan kolaborasi dengan beberapa BUMN termasuk Telkom. Kalau Telkom ini bisa memberikan pendampingan digitalisasinya dan juga market place seperti Tokopedia, Shopee ataupun Gojek dan Grab," pungkasnya.

(cr13/www.tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved