SOSOK Nursaadah, Putri Pariwisata Sumut 2019, Belajar Kebudayaan dan Sejarah Melalui Pariwisata
Menurutnya, begitu banyak wisata daerah yang dapat berpotensi namun belum banyak dieksplor oleh masyarakat setempat.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sejak berhasil meraih gelar Putri Pariwisata Sumut 2019, kini Nursaadah terus memperkenalkan potensi wisata di Sumatera Utara.
"Saya tertarik dengan pariwisata karena saya menilai banyak sekali potensi wisata khususnya wisata sejarah yang bercerita tentang sejarah dan di semua daerah punya budaya sejarah seperti itu khususnya di Sumatera Utara," ungkap Saadah, Sabtu (22/1/2022).
Baca juga: Ada Apa? Artis Zaskia Sungkar Mendadak Ajukan Syarat Jika Ingin Dipoligami Irwansyah
Diceritakan Saadah, ketertarikannya dalam dunia pariwisata sejak duduk di bangku SMK dengan begitu antusias mempelajari wisata sejarah.
Menurutnya, begitu banyak wisata daerah yang dapat berpotensi namun belum banyak dieksplor oleh masyarakat setempat.
"Dari pas SMK aku sudah belajar mengenai tour guiding terus mempelajari bagaimana cara memplanning suatu perjalanan. Jadi aku langsung tertarik. Aku merasa orang Indonesia ini bangga dengan budayanya tapi hanya memperkenalkan budaya yang terkenal saja,"ujarnya.
Diceritakan gadis kelahiran 1996 ini, masyarakat dapat turut bantu mempromosikan potensi wisata masing-masing daerah.
"Kita kalau mau memperkenalkan pariwisata itu mulai dari yang terdekat. Karena banyak warga Sumut juga yang gak tahu objek wisata terdekat seperti Danau Linting atau Pemandian Air Soda yang cuma ada dua di dunia dan satunya di Sumut," tuturnya.
Hobi jalan-jalan, Nursaadah banyak memiliki tempat berkesan terutama saat mengunjungi wisata alam yang memiliki sejarah berkesan.
Baca juga: Hal yang Tak Terduga Ini Dilakukan Tyna Kanna dan Kenang Mirdad setelah Resmi Bercerai
"Tempat yang paling berkesan itu ketika aku di Nias. Masyarakat sekitar itu kalau tentang wisata sangat welcome dan menghargai wisatawan yang datang.
Tempatnya itu bagus dan ramah. Kemarin aku kesana yg ntuk melihat acara mereka seperti lompat batu yang punya ciri khas tersendiri dari sejarah dan budayanya.
Seperti Bukit Lawang juga berkesan karena aku merasa tempat ini ada hewan orangutan yang cuma ada di Sumut, Indonesia," cerita Saadah.
Saat ini, Saadah bekerja sebagai pegawai bank BUMN di Kota Medan.
Tentunya Saadah juga memiliki cara tersendiri untuk dapat tetap menjalankan hobi travelingnya.
Walaupun hobi liburan, tapi hal yang dilakukan Saadah juga tak mengganggu pekerjaannya.
Ia selalu menyisihkan waktu setiap akhir pekan untuk berakhir pekan, walaupun hanya berada di tempat wisata di sekitarnya.
"Kalau untuk event duta pariwisata aku lakukan di weekend saja seperti waktu tertentu. Nah kalau ada di hari biasa kegiatannya, aku alihkan ke putri yang lain. Apalagi pas pandemi kan event lagi jarang, jadi aku fokus untuk bekerja dulu," ujarnya.
Tentunya, sama seperti orang pada umumnya, Saadah juga pernah merasakan berada di titik terendah dengan merasa jenuh ataupun merasa tidak mampu mencapai sesuatu.
Namun, Saadah menuturkan selalu memberikan pemikiran positif bahwa jika orang bisa melakukannya, maka ia juga pasti bisa.
"Nah cara aku menghadapinya itu lebih mendekatkan diri kepada Allah dan aku ingat pesan seseorang kita harus selalu menganggap diri kita itu berharga. Jadi karena diri berharga, kita jangan merasa kalau kita itu udah gak mampu kalau belum kita coba," ucapnya.
Baca juga: Jelang Peparnas Sumut 2024, Atlet Tenis Meja NPC Sumut Ini Masih Lakoni Persiapan Awal
Lebih Suka Jadi Backpaker
Dalam setiap liburan, para pelancong memiliki cara masing-masing untuk menikmati liburannya.
Hal ini juga diterapkan oleh Saadah yang ternyata lebih memilih untuk menjadi seorang backpacker.
Diceritakannya, hobi Backpaker ini lebih ia sukai lantaran ia dapat bebas bepergian kemanapun tanpa harus repot.
"Aku suka backapkeran karena kalau pakai koper itu ribet. Nah aku tuh suka belanja produk-produk khas setempat. Jadi aku bawa baju itu sedikit nah kalau kurang aku selalu beli baju khas daerah sana," ujarnya.
Tak hanya itu, Saadah juga lebih menyukai liburan dengan teman-teman yang satu frekuensi liburan dengan dirinya.
"Kalau untuk liburan aku suka jalan sama kawan-kawan yang tidak ribet dan mau diajak kemanapun. Karena akan susah juga kalau jalan-jalan tapi kawan traveling kita itu sibuk dengan urusannya," tutur Saadah.
Dalam urusan travelling, Saadah juga begitu menyukai semua momen dalam perjalanannya dan tak ingin saat travelling menjadi beban untuk memikirkan oleh-oleh.
"Biasanya kalau travelling aku lebih suka post foto itu setelah liburan biar selagi kita di sana, kita gak mikirin yang namanya oleh-oleh untuk yang nitip. Karena kita kan liburan untuk refreshing dan kurang enak juga kalau bepergian tapi mikirin oleh-oleh," pungkasnya.
Baca juga: Terungkap Tempat Ini yang Diinginkan Venna Melinda saat Menikah dengan Ferry Irawan
Biofile
Nama: Nursaadah, S.Kom
Tempat Tanggal Lahir: Medan, 06 April 1996
Karier: Pegawai Bank
Pendidikan: Sarjana Ilmu Komputer, Universitas Harapan Medan
Prestasi: - Putri Bunga Indonesia 2019
- Putri Pariwisata Sumatera Utara 2019
- Part Of Generasi Pesona Indonesia, oleh Kemenparekraf RI
- Top 10 Jaka Dara Kota Medan 2016
Orangtua :
Ayah : Alm. Nasri Manday
Ibu : Deliana
(cr13/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Nursaadah-Putri-Bunga-Indonesia-2019.jpg)