News Video

Mantan Kasat Narkoba Nyaris Menangis Akui Terima Uang Suap Rp 166 Juta Saat Diinterogasi Kapoldasu

Apakah benar uang sisa 166 (juta) digunakan untuk membayar press release, membeli satu sepeda motor dan membayar Wasrik?

Tayang:

Namun tiba-tiba Kabid Propam Polda, Kombes Joas yang berada di belakang Kapolda mendatangi Kompol Oloan dan tampak berbisik kepadanya.

"Biarkan saja Joas. Biar kan dia ini menjadi sampai clear," kata Panca.

"Apakah kamu katakan atas perintah Kapolrestabes Medan," tanya Kapolda lagi.

Oloan dengan suara berat menjawab tidak ada.

"Siap tidak ada," cetusnya.

"Pertanyaan saya selanjutnya, kenapa bisa Oloan menyampaikan itu kepada Paul bahwa kita sekarang ada untuk membayar sepeda motor, kegiatan release dan wasrik?," tanya Kapolda.

"Siap baru rencananya jenderal," jawab Oloan.

Kapolda kembali bertanya "Dari penjelasan itu, untuk sepeda motor benar kamu memesan sepeda motor harganya berapa,"

"13 juta," jawab Oloan.

Kemudian Kapolda menanyakan apakah motor tersebut seluruhnya dibayarkan Oloan.

"Pembayarannya berdua dengan Kapolrestabes 7 juta, sisanya saya," tuturnya.

Lalu Kapolda menanyakan untuk pembayaran kepada Wasrik dan Press Release uang tersebut jadi digunakan.

Namun Oloan menjawab tidak jadi.

Kemudian Kapolda menanyakan pertanyaan pamungkas, bahwa apakah Oloan ada menerima Rp 166 juta dari Paul terkait uang sisa dari istri bandar sabu.

Mendengar pertanyaan tersebut, tiba-tiba Oloan tertunduk dan matanya memerah.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved