Cerita Seleb

Kena Sanksi Sosial, Sejumlah Merk Hapus Endorse Rachel Vennya, Takut Jika Dihujat

Saking kecewanya menggunakan jasa endorse Rachel Vennya, seorang konsumen mengirim pesan

Editor: Dedy Kurniawan
Kolase Tribun Medan/IST
Rachel Vennya 

TRIBUN-MEDAN.com - Kembali open endorse, produk yang diiklankan selebgram Rachel Vennya justru kena hujat. 

Ini terjadi setelah warganet ramai-ramai menyerbu akun Instagram merek yang menggunakan jasa ibu dua anak itu untuk endorsement. 

Padahal sebelumnya, sejumlah merek pun kembali tertarik memakai jasa endorse Rachel Vennya.

Baca juga: Gelar Syukuran Usai Renovasi Rumah Gala, Faisal Ogah Undang Doddy Sudrajat

Baca juga: Banjir Nyinyir, Rachel Vennya Buat Kontroversi Baru, Minta Maaf Soal Endorse Sebab Sahabat Sendiri

 
Meski mendapat exposure dan engagement yang tinggi, itu tak sebanding dengan cibiran yang mereka peroleh. 

Tak jarang, beberapa merek memilih untuk menghapus video endorse Rachel Vennya karena tak tahan. 

Ya, lama tak eksis di dunia endorsement setelah tersandung kasus terkait kabur karantina dan dugaan penyuapan, selebgram Rachel Vennya kembali jadi sorotan tajam media sosial. 

Vakum selama beberapa waktu karena tersandung masalah, perlahan-lahan mantan istri Niko Al Hakim mulai menerima endorsement. 

Sayang, banyak respon negatif warganet ketika konten endorse di akun Instagram Rachel Vennya bermunculan.

Baca juga: Rekan Syuting Bocorkan Hubungan Sebenarnya Ririn Dwi Ariyanti dan Jonathan Frizzy : Pemain


Salah satu respon negatif yang terpantau adalah lewat konten endorse tas dan baju dari sebuah merek pakai lewat unggahan Instagram story Rachel Vennya.

"Ih males banget masih endorse si sopan," tulis warganet A. 

"Kecewa, masih banyak selebgram lain," sambung warganet B.

"Kecewa sama Calla ngeendorse orang yang gak taat aturan," pungkas warganet C.

Saking kecewanya menggunakan jasa endorse Rachel Vennya, seorang konsumen mengirim pesan langsung kepada brand terkait.

Baca juga: DULU Gemuk Sering Perankan ART, Artis Ini Habis-habisan Oplas : Tiap Minggu, Capai Miliaran

Baca juga: KEBIASAAN Ayu Ting Ting Dibongkar Ivan Gunawan, Suka Cium Jelek Sampai Igun Takut

"Sorry to say Calla! Super kecewa sama Calla, kenapa ngeendorse Rachel Vennya yang sudah ngerugiin orang-orang Indonesia," tulis warganet D.

Mengetahui itu, brand clothing yang diketahui bernama Calla The Label menarik konten endorse yang menggunakan jasa Rachel Vennya.

"Langsung sudah di-take down dan mohon maaf atas kekeliruannya," balas brand clothing itu.

Adapun, Rachel Vennya mengatakan hujatan yang tengah dia alami cobaan dari Tuhan.

"Harus kuat dong, InsyaAllah life must go on. Terima kasih semuanya yang selalu menguatkan. Siapapun itu," tulis Rachel Vennya.

Sebelumnya, Rachel Vennya terpantau mulai menerima endorsement.

Seakan publik memaafkan atau tak ambil pusing, dia pun akhirnya mengunggah endorsement lagi. 

Sayangnya, warga maya belum lupa akan kesalahan Rachel Vennya pada Oktober 2021 silam. 

Kini, hukuman sosial dan budaya pengenyahan (cancel culture) tengah mendera ibu dua anak ini. 

Budaya pengenyahan adalah sejenis boikot terhadap selebriti yang berperilaku bermasalah di media sosial. 

Ia dapat berbentuk pengusiran seseorang dari lingkaran sosial atau profesi, di dunia maya atau nyata, yang berakibat pada penurunan besar-besaran pada basis penggemar dan karier orang itu. 

Merek itu mendapatkan exposure dan engagement yang tinggi, tetapi berbarengan dengan hujatan yang mengarah pada akun Instagram produk pakaian itu. 

Mereka kecewa, merek busana itu menggunakan jasa Rachel Vennya. 

Tak jarang, mereka berubah pikiran untuk tak membeli produk busana itu setelah Rachel Vennya yang meng-endorse. 

Tak lupa, mereka menyebut Rachel Vennya sebagai "si sopan" dan "berhak bahagia", dua sebutan yang lekat kepadanya usai ketahuan kabur dari karantina dan berujung pada hukuman percobaan 4 bulan penjara. 

Produk yang memasang iklan dengan Rachel Vennya pun kena teror melalui kolom komentar.  

Tak mau memperkeruh suasana, pihak merek yang beriklan dengan Rachel Vennya pun memberikan pernyataan. 

Merek itu mengatakan, Rachel Vennya membeli sendiri produknya, bukan endorse dan meminta buat menghapus Story yang menandai merek itu. 

Perempuan dengan julukan 'Si Sopan' dan 'Buna Berhak Bahagia" ini divonis 4 bulan penjara dengan masa percobaan 8 bulan.

(*/Tribun-Medan.com) 

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved