Cerita Seleb
Banjir Nyinyir, Rachel Vennya Buat Kontroversi Baru, Minta Maaf Soal Endorse Sebab Sahabat Sendiri
Vennya yang tampak mempromosikan sebuah produk seketika memancing komentar
TRIBUN-MEDAN.com - Unggahan Rachel Vennya yang tampak mempromosikan sebuah produk seketika memancing komentar nyinyir warganet.
Mantan istri Niko Al Hakim itu dianggap sudah mulai aktif di media sosial.
Bahkan dia kembali membuka jasa endorsement setelah skandalnya kabur dari karantina yang berujung tidak dihukum penjara.
Baca juga: Rekan Syuting Bocorkan Hubungan Sebenarnya Ririn Dwi Ariyanti dan Jonathan Frizzy : Pemain
Tak hanya Rachel Vennya, clothing brand lokal asal Bandung itu juga dikritik warganet karena diduga menggunakan jasa endorse sang selebgram.
Namun, mendadak muncul salah seorang sahabat Rachel yang mengaku baju itu pemberiannya, bukan produk endorse.
Baca juga: DULU Gemuk Sering Perankan ART, Artis Ini Habis-habisan Oplas : Tiap Minggu, Capai Miliaran
Athena Thalia, sahabat Rachel Vennya yang langsung pasang badan memberikan penjelasan terkait kehebohan itu.
"Misi... Numpang meluruskan. Itu baju yang dipakai Acel bukan endorse. Aku yang kasih, soalnya itu kolaborasi aku sama @callathelabel. @rachelvennya sebagai salah satu teman dekatku pastinya support aku, dong" tulisnya melalui Instagram Story, Jumat (21/1/2022).
Baca juga: MAYANGSARI Buka Rahasia Taklukan Anak Soeharto hingga Jadi Keluarga Cendana : Mindset
Pada unggahan yang lain, Athena mengatakan berhak memberikan baju itu kepada siapa pun.
Dia pun meminta netizen untuk tak lagi menghujat Rachel Vennya atau CALLAthelabel.
"Kalau mau hujat, hujat gue saja, enggak usah @callathelabel nya. Enggak nyambung, soalnya itu bukan endorsement," imbuhnya.
Rachel Vennya sendiri melalui Instagram pribadinya ikut mengucapkan kata maaf.
Dia tampak merasa bersalah karena banyak orang ikut terseret dalam masalah buatannya.
"Hehe maaf ya bikin gaduh, semangat semuanya," ujarnya.
Sayangnya, penjelasan sahabat Rachel Vennya ini justru menimbulkan kontroversi baru.
Pasalnya, pengakuan Rachel Vennya berbanding terbalik dengan penjelasan merek pakaian itu.
Sanksi Sosial Berlaku, tak Mau Kena Hujat, Sejumlah Merek Hapus Konten Endorse Rachel Vennya
Kembali open endorse, produk yang diiklankan selebgram Rachel Vennya justru kena hujat.
Ini terjadi setelah warganet ramai-ramai menyerbu akun Instagram merek yang menggunakan jasa ibu dua anak itu untuk endorsement.
Padahal sebelumnya, sejumlah merek pun kembali tertarik memakai jasa endorse Rachel Vennya.
Meski mendapat exposure dan engagement yang tinggi, itu tak sebanding dengan cibiran yang mereka peroleh.
Tak jarang, beberapa merek memilih untuk menghapus video endorse Rachel Vennya karena tak tahan.
Ya, lama tak eksis di dunia endorsement setelah tersandung kasus terkait kabur karantina dan dugaan penyuapan, selebgram Rachel Vennya kembali jadi sorotan tajam media sosial.
Vakum selama beberapa waktu karena tersandung masalah, perlahan-lahan mantan istri Niko Al Hakim mulai menerima endorsement.
Sayang, banyak respon negatif warganet ketika konten endorse di akun Instagram Rachel Vennya bermunculan.
Salah satu respon negatif yang terpantau adalah lewat konten endorse tas dan baju dari sebuah merek pakai lewat unggahan Instagram story Rachel Vennya.
"Ih males banget masih endorse si sopan," tulis warganet A.
"Kecewa, masih banyak selebgram lain," sambung warganet B.
"Kecewa sama Calla ngeendorse orang yang gak taat aturan," pungkas warganet C.
Saking kecewanya menggunakan jasa endorse Rachel Vennya, seorang konsumen mengirim pesan langsung kepada brand terkait.
"Sorry to say Calla! Super kecewa sama Calla, kenapa ngeendorse Rachel Vennya yang sudah ngerugiin orang-orang Indonesia," tulis warganet D.
Mengetahui itu, brand clothing yang diketahui bernama Calla The Label menarik konten endorse yang menggunakan jasa Rachel Vennya.
"Langsung sudah di-take down dan mohon maaf atas kekeliruannya," balas brand clothing itu.
Adapun, Rachel Vennya mengatakan hujatan yang tengah dia alami cobaan dari Tuhan.
"Harus kuat dong, InsyaAllah life must go on. Terima kasih semuanya yang selalu menguatkan. Siapapun itu," tulis Rachel Vennya.
Sebelumnya, Rachel Vennya terpantau mulai menerima endorsement.
Seakan publik memaafkan atau tak ambil pusing, dia pun akhirnya mengunggah endorsement lagi.
Sayangnya, warga maya belum lupa akan kesalahan Rachel Vennya pada Oktober 2021 silam.
Kini, hukuman sosial dan budaya pengenyahan (cancel culture) tengah mendera ibu dua anak ini.
Budaya pengenyahan adalah sejenis boikot terhadap selebriti yang berperilaku bermasalah di media sosial.
Ia dapat berbentuk pengusiran seseorang dari lingkaran sosial atau profesi, di dunia maya atau nyata, yang berakibat pada penurunan besar-besaran pada basis penggemar dan karier orang itu.
Merek itu mendapatkan exposure dan engagement yang tinggi, tetapi berbarengan dengan hujatan yang mengarah pada akun Instagram produk pakaian itu.
Mereka kecewa, merek busana itu menggunakan jasa Rachel Vennya.
Tak jarang, mereka berubah pikiran untuk tak membeli produk busana itu setelah Rachel Vennya yang meng-endorse.
Tak lupa, mereka menyebut Rachel Vennya sebagai "si sopan" dan "berhak bahagia", dua sebutan yang lekat kepadanya usai ketahuan kabur dari karantina dan berujung pada hukuman percobaan 4 bulan penjara.
Produk yang memasang iklan dengan Rachel Vennya pun kena teror melalui kolom komentar.
Tak mau memperkeruh suasana, pihak merek yang beriklan dengan Rachel Vennya pun memberikan pernyataan.
Merek itu mengatakan, Rachel Vennya membeli sendiri produknya, bukan endorse dan meminta buat menghapus Story yang menandai merek itu.
Perempuan dengan julukan 'Si Sopan' dan 'Buna Berhak Bahagia" ini divonis 4 bulan penjara dengan masa percobaan 8 bulan.
(*/Tribun-Medan.com)
Artikel ini telah tayang di Sripoku.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rachel-vennya-kini-ditetapkan-sebagai-tersangka-bersama-sang-kekasih-dan-2-orang-lain.jpg)