Penularan Omicron Meningkat Kini Bertambah 46 Kasus Luhut Panjaitan Minta Anak Segera Divaksinasi
Meskipun penyebaran Omicron terjadi cepat, namun tingkat kematian akibat varian baru tersebut terbilang rendah bila dibandingkan varian Delta.
* Segera Ikuti Vaksinasi Anak
* Kasus Covid Omicron meningkat
TRIBUN-MEDAN.com -
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa secara global kasus Omicron terus meluas.
Varian Omicron yang awalnya ditemukan di Afrika Selatan tersebut kini sudah masuk ke 115 negara.
"Dengan total kasus mencapai lebih dari 184 ribu," kata Luhut dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Senin, (27/12/2021).
Luhut mengatakan berdasarkan data di negara Lain, kasus Omicron pada anak meningkat.
Oleh karena itu Pemerintah terus mendorong vaksinasi Covid-19 pada anak.
"Untuk itu, saya mendorong para orang tua di daerah-daerah yang telah memulai vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak, untuk segera membawa anak-anaknya untuk divaksinasi," katanya.
Meskipun penyebaran Omicron terjadi cepat, namun tingkat kematian akibat varian baru tersebut terbilang rendah bila dibandingkan varian Delta.
Selain itu, berdasarkan studi yang dilakukan di Inggris varian Omicron menyebabkan resiko perawatan di rumah sakit yang juga jauh lebih rendah dari varian Delta.
Baca juga: BERITA Piala AFF, Timnas Diremehkan Justru Tampil di Final, Menpora Puji Strategi Shin Tae-yong
"Saat ini jumlah kasus di Afrika Selatan juga sudah menunjukkan tren flattening," pungkasnya.
Bertambah Kini 46 kasus Omicron di Indonesia
- Pemerintah kembali mengumumkan tambahan kasus dari varian baru Covid-19 Omicron.
Berdasarkan data per hari ini, Minggu (26/12/2021), kasus Omicron bertambah sebanyak 27 pasien.
Jumlah tambahan itu membuat total kasus Omicron di Indonesia hingga saat ini berjumlah menjadi 46 pasien, sejak pertama kali muncul.
Dikutip dari Tribunnews.com, Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi menjelaskan 27 tambahan kasus Omicron itu sebagian besar berasal dari pelaku perjalanan internasional.
Terkonfirmasinya 27 kasus ini berdasarkan hasil pemeriksaan WSG oleh Badan Litbangkes yang keluar pada (25/12/2021).
“Berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen oleh Badan Litbangkes, kami kembali mengidentifikasi adanya tambahan kasus Omicron sebanyak 27 orang," ucap Nadia, Minggu (26/12/2021) dikutip dari laman pers Kemenkes.
Adapun 26 kasus diantaranya merupaka kasus impor, dimana 25 orang merupakan WNI yang pulang dari perjalanan negara Malaysia, Kenya, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Mesir, Malawi, Spanyol, Inggris, Turki.
Kemudian, satu orang merupakan warga negara asing (WNA) Asal Nigeria.
Sementara, satu kasus di luar pelaku perjalanan adalah tenaga kesehatan di RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta.
Nadia menjelaskan, 27 orang tersebut kini tengah menjalani karantina di dua lokasi.
Yaitu Wisma Atlet, dan sebagian lagi di RSPI Sulianti Saroso.
"Saat ini sebagian besar telah menjalani karantina di Wisma Atlet dan sebagian lagi di RSPI Sulianti Saroso,” tambahnya.
Nadia menjelaskan, kasus omicron tersebut terdetreksi saat para pelaku perjalanan internasional tiba di Indonesia dan menjalani karantina 10 hari.
Sementara itu dikutip dari Kompas.com, tercatat terdapat 92 kasus baru Covid-19.
Baca juga: BERITA Piala AFF, Timnas Diremehkan Justru Tampil di Final, Menpora Puji Strategi Shin Tae-yong
Dengan penambahan tersebut, totak ada 4.261.759 kasus Covid-19 di Indonesia.
Dari data yang sama, pemerintah mencatat ada penambahan 148 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 dalam sehari.
Dengan demikian total pasien sembuh sebanyak 4.113.049 orang.
Selain itu, terdapat dua penambahan pasien yang meninggal dunia.
Sehingga total pasien meninggal dunia akibat Covid-19 menjadi 144.055 orang.
Baca juga: BERITA Piala AFF, Timnas Diremehkan Justru Tampil di Final, Menpora Puji Strategi Shin Tae-yong
(Tribun-Video/Tribunnews/Taufik Ismail)
Baca juga: Update Klasemen Liga Inggris, Hasil Pertandingan Chelsea, Manchester City| Mohamed Salah Top Skor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/syarat-vaksin-covid-anak-mulai-usia-12-17-tahun-saran-dokter-perhatikan-hal-ini.jpg)