Liga Prancis

Semenjak Hengkang dari Barcelona ke PSG, Kualitas Lionel Messi Turun Drastis, Masih Minim Gol

Dilansir dari Marca, Messi bahkan bisa dibilang mengalami penurunan kualitas pada musim debutnya bersama PSG.

Tayang:
FRANCK FIFE / AFP
Pemain depan Paris Saint-Germain Argentina Lionel Messi berlari dengan bola selama pertandingan sepak bola L1 Prancis antara Stade de Reims dan Paris Saint-Germain (PSG) di Stade Auguste Delaune di Reims, Prancis utara pada 29 Agustus 2021. (FRANCK FIFE / AFP) 

TRIBUN-MEDAN.com - Semenjak berlabuh dari Barcelona ke Paris Saint-Germain (PSG), kualitas megabintang asal Argentina, Lionel Messi, bisa dibilang turun drastis.

Sejumlah kabar mengejutkan memang sempat terjadi pada 2021, khususnya pada bursa transfer musim panas lalu.

Salah satunya adalah kepergian megabintang asal Argentina, Lionel Messi, dari Barcelona.

Lionel Messi akhirnya hengkang dari Barcelona setelah membela klub asal Catalunya itu selama 16 tahun.

La Pulga tak mendapatkan kontrak baru setelah pihak manajemen Barcelona tidak mampu memperbarui margin gaji para pemain mereka.

Baca juga: PREDIKSI Susunan Pemain Indonesia Vs Singapura Leg Ke-2, Egy Main, STY Harus Pilih Siapa Di Depan?

Hasilnya, Messi mau tidak mau harus meninggalkan Camp Nou untuk bergabung dengan klub lain.

Klub kaya raya asal Prancis, Paris Saint-Germain, menjadi satu-satunya tim yang menyanggupi membayar gaji Messi.

Tanpa pikir panjang, kapten timnas Argentina itu memutuskan untuk bergabung dengan PSG.

Kehadiran Messi di PSG tentu meningkatkan antusiasme para pendukung klub ibu kota Prancis.

Banyak yang berharap kedatangan Messi mampu membawa aura positif dalam skuad PSG untuk meraih gelar Liga Champions pertama mereka.

Alih-alih langsung bermain luar biasa, Messi nampaknya cukup mengalami kesulitan beradaptasi di PSG.

Baca juga: TERUNGKAP Alasan Ferran Torres Hijrah dari Man City ke Barcelona Lantaran Sedang Bucin

Dilansir dari Marca, Messi bahkan bisa dibilang mengalami penurunan kualitas pada musim debutnya bersama PSG.

Jika dibandingkan dengan musim debutnya bersama Barcelona, standar kehebatan penyerang berusia 34 tahun itu turun drastis.

Pada musim debutnya bersama Barcelona, tepatnya pada 2004-2005, Messi mampu mencetak gol setiap 75 menit di kancah liga domestik.

Kemudian, musim selanjutnya, Messi mampu mencetak gol 155 menit sekali untuk Blaugrana di kompetisi Liga Spanyol.

Sementara di Liga Prancis, Messi hanya mampu mencetak satu gol tiap 865 menit.

Sampai saat ini, catatan gol Messi di Liga Prancis masih menyentuh angka satu dari 11 laga.

Namun, bukan berarti Messi tampil sangat buruk bersama PSG di semua kompetisi musim ini.

Meski tampil mengecewakan di Liga Prancis, Messi bisa cukup diandalkan saat berlaga di Liga Champions.

Baca juga: PIALA AFF - Kedigdayaan Vietnam sejak 2017 Patah, Rekor Park Hang-seo Dicoreng Thailand

Jebolan akademi La Masia tersebut mampu mencetak lima gol dari lima laga babak penyisihan grup Liga Champions bersama PSG musim ini.

Artinya, Messi bisa mencetak rata-rata satu gol tiap laga di Liga Champions.

Selain itu, Messi juga telah menciptakan lima assist di Liga Prancis sejauh ini.

Lima assist tersebut termasuk hat-trick assist yang dilakukan Messi saat PSG bertemu dengan Saint-Etienne.

Dengan berbagai catatan tersebut, Messi sebenarnya bisa dibilang benar-benar tengah beradaptasi di PSG.

Harapannya, pada 2022 nanti, Messi sudah mampu untuk memenuhi ekspektasi para penggemar sepak bola sebagai peraih tujuh Ballon d'Or sepanjang sejarah.

Sumber BolaSport.com

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved