PSMS Medan

PSMS Medan Harus Menang Lawan Dewa United Hari Ini, Jika Kalah Balik Lagi Liga 2 Musim Depan

Pasalnya jika tim Ayam Kinantan kalah atau seri, tim kebanggaan Kota Medan ini akan kembali lagi bertarung di Liga 2 musim depan.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/HO
Spanduk aspirasi fans yang dipasang SMeCK Hooligan di Stadion Teladan, Selasa (21/12/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com - PSMS Medan akan menjalani partai hidup mati yang menentukan napas lolos ke Liga 1 musim depan bertemu Dewa United dalam pertandingan ketiga babak 8 besar Kompetisi Liga 2 musim 2021 hari ini.

Laga PSMS Medan vs Dewa United berlangsung Kamis (23/12/2021) di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor pukul 21.00 WIB live Indosiar,

Dalam laga ini, jadi partai hidup mati buat PSMS Medan untuk meraih kemenangan.

Pasalnya jika tim Ayam Kinantan kalah atau seri, tim kebanggaan Kota Medan ini akan kembali lagi bertarung di Liga 2 musim depan.

Padahal sejak awal target dari manajemen, skuat PSMS Medan harus tembus ke Liga 1 musim depan.

Bahkan pihak suporter sudah memberikan Warning terhadap manajemen PSMS Medan dengan memberikan kritik lewat spanduk yang terpampang di Stadion Teladan Medan.

Baca juga: PSMS Medan Vs Dewa United Liga 2 Live Indosiar Malam Ini, Ansyari dan Kas Hartadi Incar Kemenangan

Namun kritikan suporter dengan membentang spanduk besar itu direspons pihak akun instagram Dispora Kota Medan dengan akun @dispora_kota_medan.

Akun Dispora Kota Medan memposting spanduk tersebut dengan menuliskan keterangan "menyampaikan pendapat alangkah baiknya langsung ke pengurus nya langsung. Bukan disini, stadion olahraga milik masyarakat kota Medan yang juga harus sama-sama kita jaga dan rawat setiap hari"

 

Kelompok Supporter Medan Cinta Kinantan (SMeCK) Hooligan sampaikan pesan kritik lewat spanduk terhadap manajemen PSMS Medan

Pesan kritikan tersebut berangkat dari kekecewaan SMeCK atas buruknya performa PSMS Medan pada fase delapan besar Liga 2 2021.

Dalam dua laga pada babak ini, PSMS Medan belum mampu meraih kemenangan sekalipun.

Teranyar, skuat berjuluk 'Ayam Kinantan' hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan PSIM Yogyakarta.

"Kecewa. Sangat mengecewakan buat kami, SMeCK Hooligan. Kami berharap pertandingan tersebut (kontra PSIM) meraih poin penuh. Tapi hasilnya seperti ini," ujar Ketua SMeCK Lawren Simorangkir.

Menurut Lawren, PSMS Medan merupakan tim yang mempunyai nama besar di Tanah Air. Namun, nama besar itu tidak sejalan dengan prestasi PSMS Medan sejauh ini. 

Baca juga: PIALA AFF - Timnas Indonesia Gagal Menang dari Singapura, Shin Tae-yong Beberkan Faktornya

"Kami muak seperti ini saja terus-terusan. Nama besar punya, tapi tidak seperti yang kita bayangkan dan kita harapkan PSMS ini," ucapnya. 

Lawren berharap, dengan dibuatnya kritikan ini ada perbaikan di tubuh PSMS Medan. Apa lagi Ayam Kinantan punya cita-cita besar yaitu lolos Liga 1 musim depan. 

"Menurut kami banyak lah kekurangannya. Pemain baru berdatangan, tapi sama saja hasilnya mengecewakan. Untuk di sisa pertandingn semoga meraih kemenangan. Walaupun kita belum tahu pasti apakah cukup jika hanya menang tipis," ujarnya. 

Spanduk aspirasi fans yang dipasang SMeCK Hooligan di Stadion Teladan, Selasa (21/12/2021).
Spanduk aspirasi fans yang dipasang SMeCK Hooligan di Stadion Teladan, Selasa (21/12/2021). (TRIBUN MEDAN/HO)

Di sisi lain, pelatih PSMS Medan Ansyari Lubis mengaku sudah mempersiapkan strategi untuk menghadapi Martapura Dewa United. 

"Yang pasti besok (hari ini) pertandingan yang menentukan buat PSMS bisa melangkah ke selanjutnya atau tidak," kata Ansyari Lubis dalam konfrensi pers kepada media, Rabu (22/12/2021). 

Ia mengaku pemain waktu pemulihan bagi para pemain sangat singkat. Namun, dengan dua kali latihan sebelum pertandingan besok, anak asuhnya sudah siap.

"Saya rasa pemain sudah sangat siap untuk bertanding melawan Dewa United," ujarnya. 

Kiper PSMS Medan Abdul Rohim mengaku ia dan rekan-rekannya mewakili kawan-kawan pemain bahwa PSMS Medan sudah siap untuk pertandingan melawan Martapura Dewa United. 

"Persiapan kita untuk melawan mereka memiliki waktu yang mepet. Dan Insya Allah kita sudah siap untuk menghadapi Dewa United," katanya. 

"Saya pribadi sudah tanamkan di diri saya, apapun hasilnya saya serahkan kepada Allah SWT. Yang penting kami semua pemain akan berusaha memenangkan pertandingan dan bekerja keras untuk pertandingan ketiga di babak 8 besar Liga 2, 2021," katanya seraya menyatakan pemain tetap berusaha.

Jika PSMS Medan Lawan Dewa United

Sesuai regulasi atau aturan pemeringkatan di Liga 2, bila ada dua klub atau lebih yang memiliki poin yang sama, penentuan peringkat akan ditentukan dengan urutan sebagai berikut:

1. Menghitung jumlah poin yang lebih tinggi didapat oleh masing-masing klub dari pertandingan-pertandingan yang telah dimainkan, hanya di antara klub-klub terkait yang memiliki jumlah poin yang sama.

Regulasi ini berarti hanya menghitung poin yang diperebutkan saat pertemuan Sulut United, PSMS Medan, dan Dewa United.

2. Bila hasilnya masih sama, maka dihitung gol yang lebih baik dari masing-masing klub dari pertandingan yang telah dimainkan hanya di antara Klub-klub terkait yang memiliki jumlah poin yang sama.

3. Bila masih juga sama, maka jumlah gol memasukkan masing-masing klub dari Pertandingan-pertandingan yang telah dimainkan hanya di antara klub-klub terkait yang memiliki jumlah poin yang sama dengan tidak memperhitungkan keuntungan away goal.

Bagaimana bila PSMS Medan kalahkan Dewa United, dan PSIM Jogja vs Sulut United tidak berakhir imbang?

Maka pemenang PSIM vs Sulut United dipastikan jadi juara grup, PSMS jadi runner up, karena unggul head to head dengan Dewa United.

Berikut klasemen sementara Grup Y Liga 2:

1. Dewa United: 1 kali menang, 1 kali imbang, poin 4

2. Sulut United: 1 kali menang, 1 kali kalah, poin 3

3. PSIM Yogyakarta, 2 kali imbang, poin 2

4. PSMS Medan, 1 kali imbang, 1 kali kalah, poin 1

(tribun-medan.com/lam)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved