Cerita Seleb
Terkenal saat Jadi Penyanyi Cilik, Sosok Wanita Ini Ternyata Masih Eksis, Kini Aktif Jadi MC
Ia seangkatan dengan sejumlah penyanyi cilik Tanah Air lainnya seperti Adi Bing Slamet, Ira Maya Sopha, dan Dina Mariana.
TRIBUN-MEDAN.com - Banyak artis Indonesia yang naik daun pada masa kecil, namun memilih jalan lain saat sudah dewasa.
Seperti yang terjadi pada Diana Papilaya, ia begitu terkenal sebagai penyanyi cilik era 1970-an.
Ia seangkatan dengan sejumlah penyanyi cilik Tanah Air lainnya seperti Adi Bing Slamet, Ira Maya Sopha, dan Dina Mariana.
Diana Papilaya mulai terjun ke dapur rekaman sejak 1976.
Perempuan bernama lengkap Diana Martini Papilaya ini sudah suka menyanyi sejak kecil.
Dia lalu bergabung dalam Bina Vokalia yang didirikan oleh Pranadjaja dan mulai sering tampil di televisi nasional.
Dari situlah bakat Diana Papilaya dilihat oleh salah satu pengarang lagu Indonesia dan dirinya ditawarkan untuk masuk ke dapur rekaman.
Meski sempat tidak diperbolehkan oleh ayahnya, namun penyanyi berdarah Ambon ini akhirnya terjun ke dunia musik secara komersil sejak 1976.
Saat itu, usia Diana Papilaya baru menginjak sembilan tahun.
Bakat bermusiknya lalu dilihat oleh salah satu pengarang lagu ketika itu.
Dari situlah Diana Papilaya ditawari untuk rekaman.
Namun sayangnya, prosesnya tidak mudah, karena saat itu ayahnya belum memperbolehkan putrinya terjun ke dunia musik secara komersil.
“Dia kontak ke TVRI, cek nomor telepon saya, dan menghubungi papa saya, ngajak saya rekaman.
Satu tahun prosesnya, papa saya nolak terus, enggak boleh. Lama-lama akhirnya luluh juga dengan banyak syarat,” kata Diana Papilaya dalam wawancaranya satu tahun silam, seperti dikutip TribunJatim.com dari YouTube Universitas Terbuka TV.
Sejak rekaman pada 1976, nama Diana Papilaya pun melejit sebagai penyanyi cilik.
Sebagai penyanyi cilik, Diana Papilaya telah menelurkan beberapa karya.
Di antaranya Paman Dari Mana, Naik Ojek, Doa Seorang Anak, Ingin Sekolah, dan masih banyak lagi.
Perempuan kelahiran 29 Januari 1967 ini juga pernah menjadi bintang dalam film Diana yang tayang pada 1977.
Saat itu, usianya masih 10 tahun, dan sudah beradu akting dengan aktor serta aktris senior seperti A Hamid Arief, Doddy Kusuma, Yuni Sahupala, Mieke Wijaya, Ratmi B-29, hingga Wolly Sutinah.
Setelah kariernya bersinar sebagai penyanyi cilik, lantas kini bagaimana kehidupan Diana Papilaya sekarang?
Berikut informasi lengkapnya, seperti dirangkum TribunJatim.com dari berbagai sumber.
Masih aktif bernyanyi
Dalam interview di YouTube, Diana Papilaya mengatakan, awal mula kariernya terbentuk adalah dengan ketidaksengajaan.
Tepat pada 1976 saat dia masih belia Diana Papilaya memulai rekaman pertamanya.
"Kalau ditanya awal karier enggak sengaja. Jadi saya mulai rekaman sejak 1976 nah itu umur 9 tahun. 3 tahun sebelumnya saya sudah sering ada di televisi," ujarnya.
Ternyata, karier Diana Papilaya di dunia entertainment tak luput dari hambatan.
Awalnya, sang ayah sempat menolak tawaran yang diterimanya yang meminta putrinya itu untuk bernyanyi.
Setelah kurun waktu satu tahun, akhirnya sang ayah luluh dan memperbolehkan dia menyanyi.
"Saya ikut sanggar, terus sering dijadikan contoh, lalu ada seseorang menghubungi papa saya dan mengajak rekaman. Awalnya ditolak terus, akhirnya luluh dengan banyak syarat," jelasnya.
Meski ditentang ayahnya, bakat menyanyi Diana Papilaya ternyata menurun dari beliau.
Ayahnya yang berdarah Ambon ternyata juga pandai menyanyi.
Bahkan Diana Papilaya juga sudah gemar menyanyi saat usianya masih satu tahun.
Alhasil, orangtuanya pun memutuskan untuk memasukkan putrinya ke sanggar di usia 5 tahun.
"Suka nyanyi karena darah seni. Papa orang Ambon jadi suka nyanyi. Kata orangtua saya umur setahun udah suka nyanyi.
Jadi akhirnya dilihat punya bakat, saya umur 5 tahun masuk Bina Vokalia dan dijadikan anak bawang karena di sana batas usia 7 tahun," kata Diana bercerita.
Diana Papilaya sejatinya masih aktif bernyanyi meski sudah tidak lagi terlihat aktif di jagat hiburan.
Hal itu diungkapkan dalam wawancaranya satu tahun silam di kanal YouTube Universitas Terbuka TV.
Diana Papilaya menceritakan, dia memang sempat berhenti bernyanyi dan menjadi arsitek.
Namun, pada era krisis moneter pada 1998, dia kembali bernyanyi hingga sekarang.
“Nyanyi masih, tapi kebanyakan off-air.
Sekitar Jabodetabek aja, dan saya sangat menyortir nyanyinya di mana, di acara apa, dan settingannya apa,” kata Diana Papilaya dikutip TribunJatim.com dari kanal YouTube tersebut.
Single parent
Diana Papilaya menikah dengan Haris Fadilla pada 10 Agustus 1991 dan kemudian berpindah agama memeluk agama Islam.
Dia dikaruniai anak setelah 11 tahun menikah.
Pada 9 Agustus 2008, dia kembali dibaptis oleh Gereja Advent.
Diketahui bahwa kini Diana Papilaya adalah seorang single parent.
Pada 1991 dia pernah menikah dan memiliki seorang anak perempuan.
Namun, kini dia telah berganti status menjadi seorang single parent sejak 2007.
MC dan arsitek
Selain seorang penyanyi, Diana Papilaya yang merupakan lulusan Teknik Arsitektur dari Universitas Trisakti ini juga masih bekerja sebagai seorang arsitek.
Kadang-kadang, dia juga mengambil job menjadi seorang MC.
Namun, profesinya yang paling utama adalah seorang ibu.
“Profesi utama saya adalah seorang ibu. Menyanyi, MC, dan arsitek, itu sejajar (nomor dua). Kebetulan, saya memang suka nge-MC juga,” ujar perempuan 54 tahun itu.
(*/ Tribun-Medan.com)
Artikel ini telah tayang di Tribun Jatim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/diana-papilaya-tribunmedan3.jpg)