Ford Produksi Mobil Listrik 200 Ribu Unit Per Tahun dan Upaya Indonesia Tekan Harga Produksi

Mobil kelas atas, Ford bakal meningkatkan produksi mobil listrik Mach E pada tahun depan. Target Ford, untuk meningkatkan kapasitas.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Model berpose di samping mobil listrik pabrikan DFSK di acara pembukaan GIIAS, di Hotel Santika Dyandra, Medan, Rabu (23/10/2019). Pameran yang diikuti delapan perusahaan otomotif dengan sponsor utama Astra Financial yang digelar 23-27 Oktober 2019 tersebut guna mendorong industri otomotif nasional. 

TRIBUN-MEDAN.com - Mobil kelas atas, Ford bakal meningkatkan produksi mobil listrik Mach E pada tahun depan. Target Ford, untuk meningkatkan kapasitas tiga kali lipat pada 2023.

Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi permintaan yang luar biasa.

CEO Ford,  Jim Farley mencuit di akun Twitter pada Jumat (10/12/2021) malam.

Ini adalah kali pertama produsen mobil tersebut menyediakan rencana spesifik untuk Mustang Mach E.

Ford menyatakan pada November akan meningkatkan kapasitas produksi kendaraan listrik menjadi 600 ribu unit mobil secara global pada 2023, mencakup Mustang Mach E, F-150 Lightning, dan vans listrik.

Mengusung Mobil Masa Depan, Mobil Listrik Vietnam Beredar Tahun 2022, Cek Harga dan Spesfikasinya

Penjualan Mobil Listrik Naik Signifikan Dua Tahun Terakhir, Kemenhub Terbitkan 7.526 SRUT

Jika Ford bisa menyentuh angka target 600 ribu unit mobil, maka ini sama dengan dua kali lipat dari kapasitas produksi mereka pada dua tahun depan.

"Sulit untuk membuat Mustang Mach E dengan cepat untuk memenuhi permintaan yang luar biasa. Kami akan mencoba. Mulai 2022 kami akan meningkatkan produksi. Harapannya lebih dari 200 ribu unit per tahun. Untuk pasar Amerika Utara dan Eropa pada 2023. Ini sama dengan tiga kali lipat dari output 2021," cuit Farley.

Kepada TechCrunch, Ford akan mewujudkannya dengan memanfaatkan pabrik di Cuautitlan, Meksiko.

Cuitan tersebut muncul di hari yang sama saat Automotive News melaporkan Ford menunda produksi baterai listrik versi Explorer and Aviator, selama 18 bulan.

Berdasarkan memo yang dikirimkan kepada suplai penyalur dan diketahui Automotive News.

Di mana produksi baterai yang ditunda tersebut, seharusnya digunakan untuk mobil di pabrik Meksiko.

Sebelumnya, Ford menyatakan mereka memperkirakan penjualan Mustang Mach E akan terjual sebanyak 50 ribu unit di tahun pertama produksinya pada 2021 di Amerika Utara dan Eropa.

Ford telah menjual 15.602 unit Mach E di Eropa hingga akhir Kuartal III dan 24.791 hingga akhir November di Amerika.

Berdasarkan data terakhir penjualan perusahaan.

Dengan penjualan 40.393 unit hingga saat ini. Seharusnya mereka bisa menyentuh target penjualan mereka 50 ribu unit.

Model berpose di samping mobil listrik pabrikan DFSK di acara pembukaan GIIAS, di Hotel Santika Dyandra, Medan, Rabu (23/10/2019). Pameran yang diikuti delapan perusahaan otomotif dengan sponsor utama Astra Financial yang digelar 23-27 Oktober 2019 tersebut guna mendorong industri otomotif nasional.
Model berpose di samping mobil listrik pabrikan DFSK di acara pembukaan GIIAS, di Hotel Santika Dyandra, Medan, Rabu (23/10/2019). Pameran yang diikuti delapan perusahaan otomotif dengan sponsor utama Astra Financial yang digelar 23-27 Oktober 2019 tersebut guna mendorong industri otomotif nasional. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved