News Video

Tujuh Rumah Terdampak Material Longsor di Berastagi, Kerugian Mencapai 10 Juta Rupiah

Sebanyak tujuh unit rumah terdampak longsor yang terjadi di Gang Listrik Atas, Kelurahan Gundaling I, Kecamatan Berastagi.

Penulis: Muhammad Nasrul |

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Sebanyak tujuh unit rumah terdampak longsor yang terjadi di Gang Listrik Atas, Kelurahan Gundaling I, Kecamatan Berastagi. Berdasarkan informasi yang didapat, longsor tersebut terjadi pada Selasa (16/11/2021) kemarin petang sekira pukul 18.00 WIB.

Amatan www.tribun-medan.com, di lokasi tampak rumah warga yang berdekatan dengan kawasan tebing yang longsor ini masih terlihat dipenuhi sisa material seperti tanah dan bebatuan. Material longsor yang mengenai rumah warga ini, disebabkan karena tanah bercampur dengan air ini meluap karena saluran air tidak sanggup menampung banyaknya tanah yang bercampur dengan tersebut.

Kapolsekta Berastagi Kompol L Marpaung, menjelaskan jika akibat dari peristiwa bencana longsor ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

"Untuk korban jiwa nihil, tapi kerugian materil mencapai 10 juta rupiah. Rumah yang terdampak sebanyak tujuh unit," ujar Marpaung, saat ditemui di lokasi longsor, Rabu (17/11/2021).

Dijelaskan Marpaung, material yang mengenai rumah warga ini dikatakan luapan dari saluran air yang tidak dapat menampung banyaknya material longsoran. Dirinya mengatakan, material longsor ini selain meluap ke jalan juga mengenai rumah warga hingga masuk ke dalam rumah.

Dengan kondisi ini, Marpaung mengatakan jika mereka langsung berkoordinasi dengan pihak pemerintah setempat untuk melakukan penanganan. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar mencari lokasi yang lebih aman terlebih dahulu.

"Kita imbau kepada masyarakat yang berdekatan dengan lokasi untuk mencari lokasi yang lebih aman, dan mengungsi dulu," ucapnya.

Di lokasi kejadian, tampak tim gabungan dari Polsekta Berastagi, Pemadam Kebakaran Kabupaten Karo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, serta karang taruna membantu melakukan normalisasi.

Di tempat serupa, Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan BPBD Karo Riwanda Ketaren S.H, menjelaskan pihaknya akan melakukan koordinasi lanjutan. Dengan tingginya curah hujan, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Tadi masyarakat juga sudah kita evakuasi ke rumah keluarga, karena kebanyakan masyarakat ini memiliki keluarga di sekitar sini. Ini juga untuk menghindari adanya korban jika kembali terjadi longsor, mengingat kondisi curah hujan sedang tinggi," ungkapnya.

Ketika ditanya perihal penanganan selanjutnya untuk menghindari kejadian serupa, ia mengaku jika pihaknya sedang berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk semakin waspada. Terlebih, sampai saat ini masih ada beberapa rumah yang memiliki potensi terkena material longsor jika kembali terjadi longsor susulan. Untuk itu, pihaknya sampai saat ini masih melakukan langkah imbauan kepada masyarakat.

(cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved