Materi Belajar Sekolah
Penjelasan Tiga Bentuk Mobilitas Sosial: Mobilitas Sosial Vertikal, Horizontal, dan Lateral
Penjelasan mobillitas vertikal dan horizontal akan dibahas dalam materi ini.
TRIBUN-MEDAN.com - Penjelasan mobillitas vertikal dan horizontal akan dibahas dalam materi ini.
Pengertian mobilitassosial bisa diartikan sebagai manusia yang merupakan makhluk sosial yang bersifat dinamis.
Artinya, manusia selalu mengalami perubahan demi memenuhi kebutuhan hidup.
Demi memenuhi kebutuhan hidup, manusia selalu berupaya memperbaiki kehidupan dan meningkatkan status sosialnya.
Untuk meningkatkan status sosial, salah satu cara yang dilakukan manusia adalah dengan melakukan mobilitas sosial.
Secara singkat, definisi mobilitas sosial diartikan sebagai gerak perpindahan status sosial yang satu menuju status sosial yang lain.
Lebih jelas, dalam buku Sosiologi Suatu Pengantar (2014) karya Soerjono Soekanto dan Budi Sulistyowati, mobilitas sosial merupakan pola-pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok sosial.
Mobilitas sosial tidak hanya mencakup perpindahan dari status rendah ke status tinggi (kenaikan status sosial).
Tetapi mobilitas sosial juga mencakup perpindahan dari status tinggi ke status rendah (penurunan status sosial).

Tiga Bentuk Mobilitas Sosial
Jenis Mobilitas Sosial Dalam buku Kajian-Kajian Ilmu Sosiologi (2019) karya Sri Muhammad Kusumantoro, dijelaskan bahwa ada tiga bentuk mobilitas sosial, sebagai berikut:
Mobilitas sosial vertikal
Merupakan perpindahan status sosial yang sifatnya tidak sederajat.
Mobilitas vertikal dibagi menjadi dua, yaitu social climbing dan social sinking.
- Ciri-ciri mobilitas sosial vertikal
Mobilitas sosial vertikal memiliki beberapa ciri, sebagai berikut:
- Masyarakat yang bersangkutan adalah masyarakat yang terbuka. Artinya lapisan atau kelas sosial di masyarakat tidak menutup kemungkinan untuk naik turunnya kedudukan anggota masyarakat.
- Setiap warga negara memiliki kedudukan hukum yang sama tingginya.
- Gerak naik ke lapisan kedudukan yang lebih tinggi mengandalkan kesanggupan seseorang mengatasi sistem seleksi yang berat.
Mobilitas sosial vertikal memiliki dua bentuk, yaitu mobilitas vertikal intragenerasi dan mobilitas vertikal intergenerasi. Penjelasannya sebagai berikut:
- Mobilitas vertikal intragenerasi adalah mobilitas sosial yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok itu sendiri.
- Mobilitas vertikal intergenerasi adalah mobilitas sosial tidak dilakukan langsung oleh seseorang atau kelompok. Melainkan keturunannya, baik anak maupun cucu.
Prinsip umum mobilitas sosial vertikal
Mobilitas sosial vertikal memiliki prinsip umum sebagai berikut:
- Hampir tidak ada masyarakat yang sistem sosialnya bersifat tertutup sama sekali.
- Meski terbuka sistem sosialnya, tidak mungkin mobilitas sosial vertikal dilakukan sebebas-bebasnya. Hal ini karena tidak mungkin ada stratifikasi sosial yang menjadi ciri tetap di setiap masyarakat.
- Mobilitas sosial vertikal berlaku umum bagi semua masyarakat karena setiap masyarakat memiliki ciri tersendiri bagi mobilitas sosial vertikal.
- Laju mobilitas sosial vertikal dapat disebabkan oleh faktor ekonomi, politik, dan pekerjaan yang masing-masing berbeda.
- Mobilitas sosial vertikal yang disebabkan oleh faktot ekonomi, politik, pekerjaan, tidak ada kecenderungan yang terus berkesinambungan.
• Berikut Pengertian Kebugaran Jasmani dalam Materi Pendidikan Jasmani dan Olahraga Kesehatan
• Hak Asasi Manusia: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contoh Hak Asasi Manusia
Mobilitas sosial horizontal
Merupakan perpindahan status sosial dari satu posisi ke posisi lain yang sifatnya sederajat.
Mobilitas horizontal tidak menimbulkan perubahan status seseorang dalam masyarakat.
Mobilitas sosial lateral
Merupakan perpindahan seseorang atau kelompok dari satu wilayah ke wilayah lain.
Ada jua jenis mobilitas lateral, yaitu permanen dan tidak permanen.
Mobilitas lateral permanen merujuk pada perpindahan seseorang atau kelompok ke wilayah lain yang sifatnya menetap.
Contohnya adalah transmigrasi. Sementara mobilitas lateral tidak permanen merujuk pada perpindahan seseorang atau kelompok ke wilayah lain yang sifatnya tidak menetap. Contohnya adalah mudik saat hari raya.
Jenis mobilitas sosial
Mobilitas sosial dapat dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan keadaan dari tolok ukur bagaimana para individu dalam lapisan sosial berupaya mengubah dirinya, sebagai berikut:
Mobilitas disponsori
Bergantung pada bagaimana kategori dan posisi individu memperoleh pendidikan, keturunan, atau dari kelas sosial yang dianggap memiliki peluang gerak.
Mobilitas sosial tandingan
Bergantung pada upaya dan kemampuan para individu, karena persaingan itu terbuka maka status elite tertentu mungkin saja akan dicapai seseorang.
• 6 Manfaat Berenang Bagi Tubuh, Materi Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan (Penjasorkes)
• 5 Macam Bentuk Kerja Sama Negara ASEAN di Bidang Pendidikan
(*/tribun-medan.com)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari tribun-medan.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tribun Medan Update", caranya klik link https://t.me/tribunmedanupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mobilitas-sosial.jpg)