Breaking News

Liga Spanyol

BARCELONA Siapkan Strategi Aneh Ala Xavi Hernandez, Terinspirasi Filosofi Johan Cruyff

Secara terang-terangan, pelatih berusia 41 tahun itu akan menggunakan filosofi bermain ala Johan Cruyff.

Twitter Barcelona
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Barcelona 

TRIBUN-MEDAN.com - Barcelona era Xavi Hernandez bakal memakai strategi aneh yang sudah disiapkan, lantara terinspirasi sang legenda Johan Cruyff.

Xavi Hernandez saat ini sedikit demi sedikit sudah memberikan bocoran soal strategi yang bakal dia terapkan di Barcelona.

Saat ini Barcelona sukses mendatangkan kembali Xavi Hernandez ke Camp Nou, namun sebagai posisi pelatih menggantikan Ronald Koeman.

Xavi memutuskan untuk pindah dari Al-Sadd usai sepakat untuk berkarier bersama Barcelona.

Dengan demikian, impian Barcelona untuk dilatih oleh Xavi akhirnya terwujud sudah.

Sebelumnya, posisi pelatih sementara diisi oleh legenda Barcelona lainnya, Sergi Barjuan.

Baca juga: Liverpool Bakal Ditinggal Salah dan Mane Awal Tahun 2022, Ini Pemain Favorit Klop Gantikan Keduanya

Namun, seiring kedatangan Xavi, Barjuan mau tidak mau harus memberikan jabatannya kepada mantan gelandang Barcelona itu.

Xavi akhirnya diperkenalkan ke publik Camp Nou pada Senin (8/11/2021) petang waktu setempat atau malam hari WIB.

Dalam proses pengenalan tersebut, Xavi sempat menyampaikan sejumlah pernyataan kepada para pendukung dan rekan-rekan media.

Salah satu hal yang dibahas Xavi dalam proses perkenalan tersebut adalah gaya bermain yang akan digunakan di Barcelona.

Xavi Hernandez resmi pelatih Barcelona
Xavi Hernandez resmi pelatih Barcelona (Twitter Barcelona)

Baca juga: AKHIRNYA FK Senica Izinkan Egy Maulana Vikri Gabung Timnas Indonesia, Cuma Lawan Afghanistan

Selama ini, Xavi dikenal telah membawa gaya bermain tiki-taka ala Barcelona ke Al-Sadd.

Pelatih asal Spanyol itu pun sukses membuat Al-Sadd merajai Liga Qatar hanya dalam waktu dua musim.

Meski sukses bersama Al-Sadd, Xavi mengaku tidak akan menggunakan gaya bermain yang sama di Barcelona.

"Lebih dari sistem, itu adalah model, idenya," ucap Xavi, seperti dikutip Superball.id dari Marca.

"Di Al-Sadd kami bermain 3-4-3 karena kami sangat dominan. Akan berbeda di Barcelona," lanjut Xavi.

Sumber: SuperBall.id
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved