NAHAS, Sepeda Motor Wanita Ini Dilarikan Teman Kerjanya di Hari Pertama Bekerja
Baru masuk kerja di hari pertama, sepeda motor Rani dibawa lari oleh teman kerjanya.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Nasib sial dialami oleh Rani, seorang warga Jalan Tani Asli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
Sebab, baru masuk kerja di hari pertama, sepeda motornya dibawa lari oleh teman kerjanya.
MENYASAR Oknum Polisi Memeras Terapis Pijat Puluhan Juta, Inilah Respons Kapolda Panca Simanjuntak
VANESSA Angel Tewas Kecelakaan di Tol Nganjuk, Inilah Insta Story Terakhir Sang Artis
VANESSA Angel dan Bibi Andriansyah Meninggal Dunia, Berikut Statemen Resmi Polisi
SISWI Dirudapaksa Kekasih Ibunya, Pelaku Sering Beri Uang hingga Belikan Handphone Harga Rp 18 Juta
AYAH dan Anak Cabuli Tetangga saat Istri Sedang Melahirkan, Korban Trauma karena Diancam Pelaku
MAESTRO Lagu Fajar di Atas Bulan Meninggal Dunia, Dekan FIB USU Sebut Almarhum Tak Pernah Sakit
"Iya benar semalam sepeda motor saya dibawa lari sama teman satu kerja di Doorsmeer, Jalan T Amor Hamzah, Kecamatan Medan Barat," kata Rani Kepada Tribun Medan, Sabtu (6/11/2021).
Rani menceritakan kejadiannya terjadi pada Jumat (5/11/2021) sekitar pukul 15.00 WIB ada seorang pria yang merupakan teman kerja, berinisial H, meminjam sepeda motornya.
H bekerja sebagai tukang cuci mobil dan dirinya sebagai tukang lap mobil.
Warga Dikutip Uang Parkir di Kantor Camat Percut Seituan, Begini Kata Camat
CURI Senjata Api, Dua Pemuda Pengangguran Dihukum 3 Tahun 6 Bulan Penjara
AKSI Saling Lapor di Polsek Sunggal Dinilai Cacat Prosedur, Begini Penjelasan Polda Sumut
MAHASISWA USU Diduga Larikan Uang Rp 1,5 Miliar dengan Iming - Iming Investasi, Begini Cerita Korban
AMARAH Kapolda Sumut, Wanti-wanti Preman Tak Manfaatkan Ormas, Polisi Tidak Boleh Takut Preman
OKNUM Perwira Polisi Dicopot Jabatan Imbas Dugaan Perselingkuhan, Polda Sumut Diminta Transparan
"Jadi pas saya masih kerja, dia minta tolong pinjam motor untuk beli nasi. Sudah lapar kali dia waktu itu dan katanya juga dekat warung beli nasinya," sebutnya.
"Terus saya tunggu sampai satu jam tidak kembali. Padahal rumah makannya dekat dari tempat kami kerja," sambungnya.
Dikatakannya, tak lama kemudian bosnya bertanya - tanya kenapa H belum kembali.
Ia pun menceritakan peristiwa itu kepada bosnya.
Rupanya bosnya tersebut mempertanyakan kenapa memberi sepeda motor kepada H.
Sebab, H rupanya baru dua hari kerja di Doorsmeer tersebut.
Anggota DPRD Tapsel Mengaku Ditodong Senjata Oknum Brimob, Polda Sumut Bantah Terima Laporan
OKNUM Notaris yang Diduga Palsukan Akta Ditetapkan Buron, Polrestabes Medan Diminta Lakukan Hal Ini
INSIDEN Polisi Dibacoki Puluhan Orang, Hari Ini Polrestabes Medan Gelar Perkara
SUAMI Almarhum Lina Jubaedah Kini Kehabisan Uang, Berniat Bawa Putrinya Adu Nasib ke Jepang
ORANGTUA Korban Pembunuhan di Tanjung Morawa Luntang Lantung Cari Keadilan, Setahun Kasus Tak Usai
MIRIS, Eks Bendahara Puskesmas Glugur Darat Disebut Habiskan Dana JKN Rp 2,3 M untuk Arisan Online
"Nah, saya minta identitasnya ke bos. Ternyata si H cuma ngasih KK aja ke bos. Dan saat di cek KK itu rupanya namanya juga tidak ada," sebutnya.
Rani pun mulai mencari tahu identitas H melalui media sosial.
Sampai sore H tidak berkabar, rupanya foto H di media sosial juga sudah berubah.
Dia menerangkan mulai semalam sampai kini belum mendapat kabar dari H.
Terakhir komunikasi dengan H mengaku tinggal di daerah Teladan.
"Rupanya juga dua hari dia kerja di Doorsmeer, dua hari itu juga dia tidurnya di tempat kerja," tambahnya.
Kini, korban masih berusaha menyasar keberadaan H.
Untuk langkah ke depan, pihaknya akan melapor ke Polsek terdekat.
Diungkapnya motor itu sangat berarti baginya.
Karena motor itu satu - satunya transportasinya untuk mencari uang.
Sialnya, di dalam joke sepeda motornya itu ada Handphone, SIM dan STNK.
Diketahui, sepeda motornya merk Beat BK 6926 AFH.
(cr8/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/baru-masuk-kerja-di-hari-pertama-sepeda-motor-rani-dibawa-lari-oleh-teman-kerjanya.jpg)