Materi Belajar Sekolah

Sejarah Bola Basket, Populer di Amerika hingga Merambah Indonesia

Sejarah olahraga bola basket di dunia. Berawal dari populer di Amerika hingga merambah Indonesia.

Istimewa
Atlet bola basket putri binaan KONI Medan , Tassya Adila Rahmadani 

TRIBUN-MEDAN.com - Sejarah olahraga bola basket di dunia. Berawal dari populer di Amerika hingga merambah Indonesia.

Permainan bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri dari dua tim dengan masing-masing tim berisi lima orang.

Kedua tim tersebut saling bertanding untuk mencetak poin dengan memasukkan bola ke keranjang lawan sebanyak-banyaknya.

Olahraga tersebut sangat populer di Amerika Serikat dan penduduk di belahan bumi lainnya, seperti Eropa Selatan, Lithuania, hingga Indonesia.

Tak sedikit kompetisi bola basket digelar setiap tahun, seperti British Basketball League (BBL) di Inggris, National Basketball Association (NBA) di Amerika, hingga Indonesia Basketball League (IBL).

Bola basket bisa dilakukan di lapangan terbuka (outdoor) atau ruang tertutup (indoor).

Standar internasional permainan bola basket adalah empat babak, waktu setiap babaknya adalah 10 menit (4×10 menit), dengan jeda waktu istirahat 10 menit.

Namun, khusus untuk ajang NBA, berbeda. Kompetisi tersebut menggunakan format 12 menit per babaknya (4×12 menit).

Adapun bola basket memiliki sejarah panjang sebelum menjadi olahraga terpopuler seperti sekarang ini.

James Naismith, Bapak Olahraga Bola Basket
James Naismith, Bapak Olahraga Bola Basket (via Global News Canada)

Sejarah bola basket di dunia

Dilansir dari Encyclopedia Britannica (2015), permainan bola basket pertama kali hadir di muka bumi pada 1 Desember 1891.

Sejarah permainan bola basket dimulai dari negara Amerika Serikat, permainan ini merupakan jenis permainan beregu adapun permainan ini diciptakan oleh James Naismith.

 

James Naismith adalah seorang direktur pendidikan jasmani Kanada-Amerika sekaligus guru dari Sekolah Pelatihan Internasional Young Men's Christian Association (YMCA) di Springfield, Massachusetts, Amerika Serikat.

 

Alasan Naismith menciptakan olahraga bola basket karena ingin permainan dalam ruangan yang bisa menggantikan olahraga di luar ruangan pada musim dingin.

Ide Naismith saat itulah yang akhirnya menciptakan permainan basket yang bisa dimainkan hingga saat ini oleh semua kalangan.

Awalnya konsep permainan basket dimainkan oleh 9 orang di setiap tim karena pelajar di kelas jasmani saat itu terdiri dari 18 orang. Namun akhirnya berkurang menjadi 5 pemain sampai sekarang.

Selain mengenai jumlah pemain, ring bola basket awalnya tidak seperti sekarang ini.

Mulanya, ring bola basket dulu menggunakan keranjang buah persik yang beratnya sekitar 1,5 kilogram sehingga diperlukan tangga untuk mengambil bola jika terjadi gol.

Seiring berjalannya waktu, keranjang buah persik digantikan oleh lingakaran logam (ring) pada tahun 1906.

Kemudian pada 18 Juni 1932 induk olahraga bola basket dunia, Federation Internationale de Basketball (FIBA) dibentuk.

Dari situ perkembangan bola basket di dunia olahraga semakin pesat. Pada 6 Juni 1946, National Basketball Association atau dikenal dengan NBA dibentuk dan membuat permaianan basket semakin dikenal warga dunia.

Lalu bagaimana dengan bola basket di Indonesia?

Sejarah bola basket di Indonesia

Melansir dari laman Perbasi, penyebaran bola basket dari Amerika Serikat ke negara-negara Asia Timur ikut berperan dalam masuknya olahraga tersebut ke Tanah Air.

Pada 1920-an, permainan bola basket dibawa ke Indonesia oleh bangsa Belanda dan di perkenalkan oleh para perantau dari China dengan membawa permainan bola basket yang sudah dua dasawarsa dikembangkan di negara asal mereka.

Para perantau tersebut kemudian membentuk komunitas sendiri termasuk mendirikan sekolah sehingga bola basket secara cepat berkembang di sekolah komunitas yang mereka dirikan.

Di sekolah-sekolah itulah, bola basket menjadi salah satu olahraga wajib yang harus dimainkan semua siswa.

Memasuki era 1930-an, olahraga bola basket menyebar di berbagai daerah Indonesia.

Semua bermula pada perkumpulan-perkumpulan basket mulai terbentuk di kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, serta Medan.

Kota-kota besar di Indonesia tersebut menjadi sentral berdirinya perkumpulan basket.

Di Semarang misalnya, pada 1930 ada perkumpulan seperti Chinese English School, Tionghwa Hwee, Fe Leon Ti Yu Hui, dan Pheng Yu Hui (Sahabat). Sahabat adalah klub asal Sony Hendrawan (Liem Tjien Sion), salah satu legenda basket Indonesia.

Kemudian usai Proklamasi Kemerdekaan, 17 Agustus 1945, olahraga basket mulai dikenal luas di kota-kota yang menjadi basis perjuangan seperti Yogyakarta dan Solo.

Pada PON (Pekan Olahraga Nasional) I (1948) di Solo, bola basket dimainkan untuk pertama kali di level nasional.

Pada 23 Oktober 1951, induk organisasi olahraga bola basket Indonesia dibentuk dengan nama Persatuan Basketball Seluruh Indonesia.

Namun pada tahun 1955, nama organisasi tersebut disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia menjadi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia, disingkat Perbasi.

(*/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved